Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Aurelie Moeremans, Serukan Publik Fokus Cegah Child Grooming
Selasa, 20 Januari 2026 06:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Spekulasi netizen mengenai identitas pelaku Child Grooming terhadap Aurelie Moeremans makin kebablasan. Warganet berburu nama pelaku kejahatan tersebut terhadap sang artis.
Aktris kelahiran 1993 itu mengungkapkan, kisah pahitnya diceritakan dalam buku untuk membangun kesadaran tentang praktik Child Grooming agar tidak dialami siapa pun. Bukan untuk menghakimi apalagi mem-bully siapa pun.
Buku ditulis Aurelie berisi pengalaman pahit yang dialaminya sebagai korban manipulasi psikologis bertahap oleh pria dewasa untuk membangun kepercayaan demi tujuan eksploitasi (Child Grooming) yang dialaminya sejak usia 15 tahun. Namun, seiring viralnya memoar tersebut, perhatian publik justru bergeser.
“Please… aku mau minta satu hal notes penting soal Broken Strings. Tolong jangan mem-bully atau menyerang karakter-karakter yang ada di dalam buku, apalagi kalau itu masih sebatas tebakan-tebakan,” tulis Aurelie di akun Threads miliknya.
Sejumlah netizen mulai berspekulasi mengenai identitas tokoh-tokoh dalam buku, termasuk karakter bernama Bobby. Tak berhenti di situ, warganet juga ramai menebak-nebak identitas tokoh lain seperti Jo, Mama Jo, Kelly, Milo, Zane, hingga Tom. Bahkan, mengaitkannya dengan sejumlah figur publik.
Baca juga : Jadi Saksi Nikah, Prabowo-Jokowi Mesra di TMII
Melihat situasi yang kian liar, Aurelie Moeremans akhirnya angkat bicara. Lewat akun Threads miliknya, Aurelie menyampaikan pesan tegas untuk pembaca agar tidak terjebak asumsi, apalagi sampai melakukan perundungan.
“Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar dan jujur aku nggak enak bacanya,” sambungnya.
Bintang film STORY OF KALE: WHEN SOMEONE’S IN LOVE itu mengingatkan publik agar kembali pada tujuan utama penulisan bukunya. Menurut Aurelie, buku yang secara bebas bisa diakses oleh siapa saja melalui akun Instagramnya bukan ruang untuk membongkar sosok nyata di balik karakter. Melainkan wadah untuk berbagi pengalaman, luka dan proses penyembuhan.
“Fokus dari cerita ini bukan untuk mencari siapa-siapa saja di dunia nyata, bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok.
Fokusnya adalah pengalaman, luka, dan proses penyembuhan yang aku bagikan dengan sangat jujur,” ungkapnya.
Baca juga : Pesawat ATR 42-500 Tabrak Bulusaraung, 1 Korban Ditemukan Dalam Jurang
Aurelie juga menanggapi kemungkinan adanya pihak yang akan mengklaim diri sebagai karakter dalam bukunya.
Menurutnya, hal tersebut merupakan urusan pribadi masing-masing. Diharapkannya, publik tidak menyerang orang berdasarkan spekulasi.
Perempuan yang kini tengah menanti kelahiran anak pertamanya tersebut menyatakan bahwa kisah dalam buku tersebut bukan tentang dirinya semata.
“Ini bukan tentang aku. Ini tentang Awareness,” tulisnya.
Ia berharap, memoar tersebut dapat membuka mata masyarakat, terutama para orang tua, agar lebih waspada dan sigap melindungi anak-anak dari praktik Child Grooming.
Baca juga : Kunker ke Inggris-Swiss: Presiden Akan Bertemu Raja Charles, Pidato di WEF
Aurelie mendorong anak muda untuk memahami ciri-ciri manipulasi emosional sejak dini.
“Supaya mereka bisa menghindar sebelum terlambat. Aku bersuara bukan untuk membagikan ceritaku, tapi untuk membagikan pemahaman,” ujarnya.
Aurelie menyadari, kisah kelam yang ia alami hanyalah satu dari jutaan kasus serupa yang sering tidak terlihat, tidak dipercaya dan disalahpahami.
“Kalau dengan bersuara aku bisa mencegah satu anak saja (jadi korban), itu sudah lebih dari cukup. This Is Huge For Me,” tuturnya. MER
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 16, edisi Selasa, 20 Januari 2026 dengan judul "Aurelie Moeremans, Serukan Publik Fokus Cegah Child Grooming"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya