RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti menggelar Gerakan Nasional Membersihkan Pasar Nusantara (Gernas Mapan) saat mengunjungi Pasar Cisalak, Depok, Senin (9/2/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar kebersihan pasar rakyat terus dijaga.
“Gernas Mapan ini adalah gerakan gotong royong untuk membersihkan pasar rakyat. Kami ingin pasar-pasar kita menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman dikunjungi,” kata Roro usai berkeliling pasar.
Menurut Roro, menjaga kebersihan pasar merupakan tanggung jawab bersama yang tidak hanya dibebankan kepada pemerintah. Pedagang, pengelola pasar, hingga masyarakat pengunjung juga harus berperan aktif.
Baca juga : Zona Merah Mengancam, Semen Padang FC Wajib Menang Kontra Persita
“Kalau setiap pedagang menjaga area kiosnya masing-masing dan kita lakukan bersama-sama, pasar akan cepat bersih. Ini menjadi kunci agar pasar tetap layak dan diminati masyarakat,” ujarnya.
Wamendag tiba di Pasar Cisalak sekitar pukul 08.00 WIB dan disambut Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah bersama jajarannya.
Sementara Wamendag Dyah Roro didampingi Sekretaris Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Bambang Wisnubroto, serta Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Sri Sugiyatmanto.
Baca juga : Pakar: Instruksi Presiden di Rakornas Jelas, Kepala Daerah Harus Bekerja Nyata
Setibanya di lokasi, Roro langsung menyusuri lapak pedagang daging ayam, daging sapi, telur, sayur-mayur, hingga sembako.
Dalam peninjauan tersebut, Roro juga menyerahkan peralatan kebersihan kepada petugas pasar. Ia berharap kegiatan Gernas Mapan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, bukan hanya saat kunjungan pejabat.
“Kebersihan ini tidak boleh hanya seremonial. Harus jadi kebiasaan sehari-hari. Pasar yang bersih akan membuat pembeli merasa aman dan pedagang pun diuntungkan,” katanya.
Baca juga : Kementan Pastikan Harga Bawang Merah Aman Hadapi Puasa Dan Lebaran
Selain mendorong kebersihan pasar, Roro memastikan kondisi harga bahan pokok jelang Ramadan masih terkendali. Ia menyebut harga minyak goreng terpantau sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter dan informasi harga telah dipasang di area pasar.
“Harga bahan pokok secara umum aman dan stabil. Memang ada beberapa komoditas yang fluktuatif, seperti cabai rawit, dan itu akan terus kami pantau,” ujarnya.
Roro menegaskan, stabilitas harga dan kebersihan pasar harus berjalan beriringan. "Bisa dibayangkan, jika setiap orang bertanggung jawab atas lingkungannya dan kita lakukan bersama-sama, betapa cepatnya pasar bisa menjadi bersih dan nyaman,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.