RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah bersama Badan Pengelola Investasi Danantara meninjau lokasi rencana pembangunan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (8/3/2026). Peninjauan ini menjadi langkah awal perencanaan kawasan perumahan rakyat untuk mendukung percepatan Program 3 Juta Rumah yang menjadi prioritas Presiden.
Lahan yang ditinjau memiliki luas 30 hektare dan berada pada daerah yang memiliki akses intermoda transportasi. Di atas lahan tersebut akan direncanakan menjadi kawasan pembangunan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Kegiatan tinjauan lokasi tersebut dihadiri oleh Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani, Pendiri dan Ketua Organisasi Kelompok Lippo Mochtar Riady, serta Pendiri dan Ketua Pembina Yayasan Pelita Harapan James Riady.
Setelah tinjauan lokasi, Kementerian PKP bersama Danantara Indonesia akan melanjutkan proses pematangan konsep pembangunan. Termasuk penyusunan skema pengembangan kawasan hunian, mekanisme penentuan harga, serta perumusan konsep dan kriteria pembelian oleh masya rakat berpenghasilan rendah.
Baca juga : Lita Anggraini: 82 Persen PRT Tak Miliki Jaminan Kesehatan
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyampaikan, langkah awal melalui tinjauan lokasi ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan pengembangan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah dapat dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
Rosan mengatakan, sesuai arahan Presiden, penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah merupakan salah satu prioritas utama dalam pembangunan nasional.
“Melalui kolaborasi antara pemerintah, Danantara Indonesia, BUMN, dan sektor usaha, kami ingin memastikan bahwa pengembangan kawasan hunian ini dapat dirancang secara matang. Baik dari sisi konsep pembangunan, mekanisme harga, maupun skema kepemilikan oleh masyarakat, sehingga benar-benar dapat memberikan akses hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Rosan.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pernyataan niat dari Yayasan Pelita Harapan untuk menyerahkan tiga bidang lahan di kawasan tersebut kepada Pemerintah guna mendukung pengembangan kawasan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Baca juga : Martin Manurung: Prioritas Jaminan Sosial Dan Penyelesaian Sengketa
“Melalui kolaborasi antara pemerintah, Danantara Indonesia, BUMN, dan sektor usaha, inisiatif ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, aman, dan terjangkau,” tutup Rosan.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam program pembangunan rumah rakyat. Maruarar secara khusus menyampaikan apresiasi kepada CEO Danantara Rosan Roeslani yang dinilai banyak membantu kementerian dalam mendorong percepatan pembangunan perumahan. Menurutnya, dukungan Danantara penting dalam memperkuat skema pembiayaan program perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia mengatakan, pembangunan hunian rakyat membutuhkan kerja sama banyak pihak. Program tersebut tidak dapat dijalankan oleh satu institusi saja.
“Ini kerja tim. Tanpa dukungan semua pihak, program ini tidak akan berjalan,” ujar Ara.
Baca juga : DPR Harap Transportasi Dan Stok Energi Bisa Aman
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pendiri Lippo Group Mochtar Riady dan Chairman Lippo Group James Riady atas dukungan lahan untuk pengembangan hunian. Dia menyebut hibah lahan seluas 30 hektare tersebut merupakan kontribusi besar untuk program perumahan rakyat.
“Saya belum pernah mendengar ada hibah lahan 30 hektare seperti ini. Nilainya bisa mencapai triliunan rupiah,” katanya.
Maruarar mengungkapkan, dalam lima tahun terakhir pembangunan rumah susun subsidi tercatat sekitar 140 ribu unit. Pemerintah kini berupaya mempercepat pembangunan melalui skema baru yang melibatkan berbagai sumber pembiayaan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.