RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dan disambut oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, serta Kapolda DIY Irjen Anggoro Sukartono.
Pembangunan Mapolda DIY akan mengusung konsep smart city. Kapolri menekankan pentingnya kehadiran institusi kepolisian yang profesional, responsif dan dekat dengan masyarakat.
“Ke depan kita harapkan Polda DIY betul-betul bisa memberikan pelayanan optimal terhadap DIY yang kita kenal sebagai kota budaya, kota pariwisata dan kota pendidikan,” kata Kapolri.
Menurutnya, pembangunan Mapolda DIY dengan tema bertajuk ‘Mbangun Bhayangkara Presisi, Hamemayu Hayuning Bawono’, terdapat empat konsep utama yang akan diterapkan dalam pembangunan.
Baca juga : Maruarar Tinjau Bedah Rumah, Pasangan Tunawicara Terharu
Pertama, data-driven policing hub, yaitu pusat kendali kepolisian yang memanfaatkan data dari berbagai sumber secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan berbasis fakta.
Kedua, social listening and sentiment intelligence system, yakni sistem untuk memantau serta memahami opini dan sentimen masyarakat, khususnya di media sosial, sehingga kepolisian dapat merespons isu secara lebih cepat dan akurat.
Ketiga, cyber security defense center, yang berfungsi sebagai pusat perlindungan digital guna menjaga sistem dan data dari ancaman kejahatan siber, seperti peretasan dan penipuan online.
Keempat, decision intelligence and knowledge system, yaitu sistem yang mengolah data dan pengalaman menjadi pengetahuan untuk membantu pimpinan dalam mengambil keputusan yang lebih cerdas, akurat, dan berkelanjutan.
Baca juga : KPK Usut Peran Bohir Politik Bupati Ponorogo
Kapolri mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi DIY serta seluruh pemangku kepentingan dalam merealisasikan proyek tersebut.
Dia juga menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan amanah dari Hamengkubuwono X dan masyarakat Yogyakarta, agar gedung Mapolda tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga mampu menjalankan fungsi pelayanan kepolisian berbasis teknologi dan kebutuhan masyarakat.
“Ini bentuk kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, Polri dapat semakin profesional, dekat, dan dicintai masyarakat,” tegasnya.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai, peletakan batu pertama ini bukan sekadar seremoni, namun penegasan arah pembangunan sistem keamanan masa depan. Menurutnya, groundbreaking Mapolda DIY juga menjadi momentum kick off strategis.
Baca juga : Musda Demokrat Sulteng, Kursi Anwar Hafid Diincar Kepala Daerah-Kader Senior
“Misinya ke depan, keamanan konvensional kian kokoh sebagai penyangga ketertiban, sementara keamanan modern tumbuh lentur dan waskita, agar mampu membaca ancaman sebelum ia menjelma dan merawat kepercayaan sebelum ia retak,” kata Sri Sultan. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Senin, 4 Mei 2026 dengan judul "Bangun Mapolda DIY Berkonsep Smart City Kapolri Minta Pelayanan Masyarakat Ditingkatkan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.