BREAKING NEWS
 

Khofifah Puji Kemenimipas, Scan Iris Mata Percepat Kepulangan Jemaah Haji

Reporter & Editor :
ANGGOWO ADI SEPTANINGRAT
Selasa, 2 Juni 2026 18:47 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo sekaligus meninjau layanan pemindaian iris mata di Asrama Haji Surabaya, Surabaya, Senin (1/6/2026). Dok. Kemenimipas

RM.id  Rakyat Merdeka - Proses kepulangan jemaah haji Jawa Timur pada 2026 mengalami kemajuan signifikan. Untuk pertama kalinya, Debarkasi Surabaya menerapkan layanan Immigration Seamless Process Corridor Gate yang memungkinkan pemeriksaan keimigrasian dilakukan melalui identifikasi iris mata tanpa cap paspor manual.

Layanan tersebut mulai diterapkan pada kedatangan kloter pertama asal Kabupaten Probolinggo yang tiba di Asrama Haji Surabaya, Senin, 1 Juni 2026 malam. Sebanyak 378 jemaah diproses menggunakan sistem digital yang terhubung dengan data manifes penerbangan.

Sistem digital yang disiapkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) via Direktorat Jenderal Imigrasi memungkinkan data jemaah terbaca otomatis melalui pemindaian iris mata. Dengan mekanisme itu, proses pemeriksaan menjadi lebih cepat dan nyaman bagi jemaah yang baru menyelesaikan rangkaian ibadah haji. Inovasi tersebut dipuji oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Baca juga : Menhaj Antar Kepulangan Perdana Jemaah Haji Indonesia

"Ini digital ekosistem yang disiapkan oleh pihak imigrasi luar biasa. Mereka tidak perlu mengantre, hanya melihat kamera dan iris matanya terbaca tanpa harus dicap paspornya," kata Khofifah saat menyambut kedatangan jemaah.

Khofifah yang juga Koordinator Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya menjelaskan, layanan tersebut sangat memudahkan jamaah, terutama setelah menempuh perjalanan panjang dan menjalani rangkaian ibadah haji yang menguras tenaga.

Adsense

Bahkan, ia mengaku baru pertama kali menyaksikan layanan keimigrasian yang mampu mempercepat proses pemeriksaan bagi penumpang dalam jumlah besar.

Baca juga : Fasilitas 14 Bandara Siap Sambut Kepulangan Jemaah Haji dengan Seamless

"Mudah-mudahan semua hajinya mabrur dan mabrurah. Mereka datang dalam keadaan segar dan seluruh perjalanan dipermudah Allah SWT," ucap Khofifah.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono, menjelaskan sistem tersebut mencocokkan identitas penumpang dengan data penerbangan secara otomatis. "Jemaah cukup membawa paspor, sementara data perlintasan langsung tercatat dalam sistem," terangnya.

Ia menyebut pemeriksaan terhadap satu kloter berisi 378 jemaah dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari 40 menit. "Sebagai perbandingan, pemeriksaan secara manual sebelumnya membutuhkan waktu antara dua hingga tiga jam," tukas Novianto.

Baca juga : Armuzna Tuntas, Kemenhaj Fokus Siapkan Kepulangan Jemaah

Selain mempercepat layanan, sistem ini juga meningkatkan akurasi pencocokan data. Tingkat keberhasilannya mencapai 99,9 persen. Hanya beberapa jemaah yang perlu menjalani pemeriksaan manual karena datanya tidak terbaca sistem.

Penerapan Immigration Seamless Process Corridor Gate di Debarkasi Surabaya menjadi bagian dari transformasi layanan keimigrasian berbasis digital yang diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan efisiensi proses kepulangan jemaah haji ke Tanah Air. Ini sekaligus salah satu wujud 15 Program Aksi Menteri Imipas Agus Andrianto.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense