RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik vokasi dan penyiapan talenta terbaik Indonesia untuk menghadapi kompetisi WorldSkills ASEAN 2027.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, pembangunan SDM industri yang unggul menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga daya saing sektor manufaktur sebagai penggerak utama perekonomian nasional.
Menurut Agus, pada triwulan I-2026 industri pengolahan nonmigas berkontribusi sebesar 19,07 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan menyerap tenaga kerja hingga 20,26 juta orang.
"Pengakuan global terhadap kualitas lulusan vokasi Indonesia menjadi modal penting dalam memperkuat posisi ekonomi nasional di mata dunia. Langkah penyiapan talenta melalui ekosistem pelatihan teknologi tinggi merupakan bagian nyata dari upaya pemerintah dalam mendukung agenda pembangunan nasional sekaligus mengakselerasi transformasi Making Indonesia 4.0," kata Agus dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (13/6/2026).
Baca juga : Kemenperin Sambut Seruan Presiden Prabowo Percepat Industrialisasi Nasional
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin menjalin kerja sama strategis dengan PT Festo melalui penyelenggaraan Workshop Industry 4.0 Skills-1 yang berlangsung secara daring pada 20-21 Mei 2026.
Kepala BPSDMI Kemenperin Doddy Rahadi mengatakan perkembangan teknologi digital, otomasi, Internet of Things (IoT), kecerdasan artifisial (AI), dan sistem manufaktur cerdas telah mengubah lanskap industri global sehingga pendidikan vokasi harus mampu beradaptasi dengan cepat.
"BPSDMI Kemenperin terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan vokasi industri melalui penguatan kompetensi guru dan dosen, pengembangan kurikulum berbasis industri, serta perluasan kolaborasi strategis dengan dunia usaha dan dunia industri global," ujar Doddy.
Ia menambahkan, workshop tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai teknologi manufaktur modern, tetapi juga menjadi bagian dari proses penjaringan talenta potensial yang akan dipersiapkan mewakili Indonesia pada ajang WorldSkills ASEAN 2027 di bidang industri 4.0.
Baca juga : Kemenhaj Siapkan Murur- Tanazul Untuk Jemaah Haji
Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari PT Festo. Didactic Manager PT Festo Safri Susanto menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung percepatan transformasi industri nasional melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik vokasi.
"Melalui pembekalan sistem otomasi cerdas dan digitalisasi proses manufaktur ini, kami ingin memastikan para guru dan dosen memiliki kapabilitas berstandar global sehingga mampu melahirkan generasi yang siap bersaing di era industri masa depan," kata Safri.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) BPSDMI Kemenperin Wulan Aprilianti Permatasari berharap peserta workshop dapat memperluas pemahaman mengenai implementasi teknologi industri 4.0, khususnya di bidang otomasi industri, digitalisasi proses manufaktur, dan metode pembelajaran berbasis kebutuhan industri modern.
Selain itu, para guru dan dosen yang mengikuti pelatihan diharapkan dapat melakukan seleksi terhadap siswa dan mahasiswa potensial untuk dipersiapkan sebagai wakil Indonesia pada kompetisi WorldSkills ASEAN 2027.
Baca juga : Purbaya: Pemerintah Siapkan Anggaran Besar Untuk Perkuat Pertahanan
Kemenperin menyebut penguatan kompetensi tenaga pendidik vokasi menjadi langkah strategis dalam menjaga kualitas pendidikan vokasi industri. Pada 2025, unit pendidikan vokasi Kemenperin berhasil meluluskan 5.472 lulusan kompeten dengan tingkat keterserapan kerja yang tinggi di sektor manufaktur.
Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri global, Kemenperin optimistis dapat terus mencetak SDM industri yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing internasional guna mendukung transformasi industri nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.