BREAKING NEWS
 

AHY Dorong Praja IPDN Jadi ASN Unggul Dan Adaptif

Reporter & Editor :
BAMBANG TRISMAWAN
Jumat, 19 Juni 2026 14:18 WIB
Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan kuliah umum kepada praja IPDN di Jatinangor, Jawa Barat, Rabu (18/6/2026). Dok. Kemenko IPK

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri menjadi aparatur sipil negara (ASN) yang unggul, adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan AHY saat memberikan Studium General bertajuk Penyiapan Aparatur Sipil Negara (ASN) Unggul untuk Menjawab Tantangan Pembangunan Bangsa di Kampus IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Kamis (18/6/2026).

Dalam kuliah umum tersebut, AHY menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan infrastruktur maupun sumber daya alam, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang mengelola dan menggerakkan pembangunan.

Menurutnya, Indonesia saat ini berada pada momentum penting untuk mempersiapkan generasi penerus yang mampu menjawab berbagai tantangan global sekaligus mengawal agenda pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

"Kita ingin menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, yang memiliki kapasitas dan integritas untuk memimpin negara kita hari ini dan ke depan. Dimulai dari lembaga pendidikan seperti IPDN yang sama-sama kita cintai dan banggakan," ujar AHY.

Baca juga : APINDO Dorong Jateng Jadi Hub Investasi Asia Dan Pusat Manufaktur

Ia menjelaskan, dunia saat ini bergerak sangat dinamis dan penuh ketidakpastian. Krisis iklim, disrupsi teknologi, urbanisasi, persaingan sumber daya, hingga dinamika geopolitik global menjadi tantangan yang harus dipahami oleh para calon pemimpin dan ASN masa depan.

Karena itu, AHY menilai ASN tidak cukup hanya memahami tata kelola pemerintahan. Mereka juga harus mampu membaca perubahan, mengantisipasi risiko, serta menghadirkan solusi inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Kita hari ini menghadapi krisis iklim yang serius, disrupsi teknologi, urbanisasi, kompetisi sumber daya yang semakin ketat, hingga dinamika geopolitik yang terus berubah. Oleh karena itu, para praja IPDN harus memiliki kemampuan berpikir strategis, memahami akar persoalan, serta mampu menghadirkan solusi yang tepat bagi masyarakat," katanya.

Adsense

AHY juga menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjamin pemerataan manfaat pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

"Kata kuncinya adalah pembangunan yang berkelanjutan tetapi juga berkeadilan, karena hari ini masih terjadi disparitas antarwilayah," ujarnya.

Baca juga : Wamenperin Dorong RI Jadi Pusat Industri Halal Dunia

Menurut AHY, para praja IPDN memiliki peran strategis sebagai calon ASN dan pemimpin daerah yang akan berada di garis depan pelayanan publik sekaligus penggerak pembangunan. Mereka diharapkan mampu memastikan berbagai program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, AHY turut mengapresiasi keterlibatan para praja IPDN dalam berbagai kegiatan pengabdian masyarakat, termasuk saat membantu penanganan bencana di Aceh Tamiang.

"Saya mengapresiasi para praja yang turun langsung di daerah bencana. Pengalaman seperti ini sangat berharga dan akan sangat berguna ketika nantinya mereka bertugas di berbagai daerah," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan lulusan IPDN telah dipersiapkan untuk menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks, mulai dari dinamika geopolitik global hingga pelaksanaan program strategis nasional.

"ASN, birokrasi pemerintahan, dan kepala daerah ke depan akan dihadapkan pada tantangan geopolitik, program strategis nasional, serta harapan masyarakat yang harus dijawab secara bersamaan," kata Bima Arya.

Baca juga : 100 Sekolah Nasional Terintegrasi Siap Jadi Sekolah Unggul Non-Asrama

Menutup kuliah umumnya, AHY mengajak seluruh praja IPDN untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menguasai teknologi, menjaga integritas, dan membangun karakter kepemimpinan yang kuat.

"Jadilah ASN yang unggul dan adaptif. Kuasai teknologi, gunakan data sebagai dasar pengambilan keputusan, tetapi jangan pernah kehilangan empati dan jiwa melayani. Jadilah agen perubahan yang mampu mengubah tantangan menjadi peluang," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense