BREAKING NEWS
 

Menhut: Hutan Tak Hanya Lestari, Tapi Juga Penggerak Ekonomi Baru

Reporter : AHMAD LATHIF ROSYIDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 7 Juli 2026 15:45 WIB
Foto: Kemenhut.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan sektor kehutanan akan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru (new engine of growth) melalui konsep green growth atau pertumbuhan hijau.

Menurutnya, pengelolaan hutan ke depan tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Raja Juli Antoni saat membuka Sosialisasi Revisi II Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN) 2011–2030 di Kantor Kementerian Kehutanan, Selasa (7/7/2026).

Baca juga : Qodari: Tarif Listrik Harusnya Naik, Tapi Ditahan Demi Daya Beli

Ia menekankan, penyusunan RKTN yang melibatkan berbagai kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah diarahkan untuk mendukung terwujudnya pertumbuhan hijau.

Namun, menurutnya, tantangan terbesar bukan lagi pada tahap perencanaan, melainkan implementasi yang konsisten.

Adsense

"Tinggal sekarang yang paling penting dari sebuah perencanaan itu adalah pelaksanaannya. Bagaimana kita bisa konsisten, kita bisa istikamah berjalan pada apa yang sudah kita rencanakan ini," kata Raja Juli.

Baca juga : Menekraf Ajak Lulusan STIAMI Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

Menurutnya, RKTN menjadi instrumen penting untuk mewujudkan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan ekologi.

Ia menegaskan, pembangunan nasional harus terus berjalan, namun tetap menjadikan kelestarian hutan sebagai fondasi utama.

"Hutan tetap lestari atau wajib lestari. Tanggung jawab utama kementerian ini adalah menjaga kelestarian hutan untuk masa depan bangsa ini, dan masa depan dunia bahkan. Tentu pada saat yang bersamaan, pembangunan tidak boleh berhenti. Kita membutuhkan growth, kita membutuhkan job creation. Tapi bagaimana kemudian kita mendorong green growth. Bagaimana kemudian hutan kita ini menjadi new engine of growth, menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru dengan pola baru yaitu pertumbuhan hijau," ujarnya.

Baca juga : Feriansyah: Faktor Ekonomi Cukup Berpengaruh

Raja Juli menambahkan, pemerintah telah membuka babak baru pengelolaan kehutanan melalui perdagangan karbon sebagai salah satu instrumen yang memungkinkan hutan tetap terjaga sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Pesan saya tunggal, sekali lagi, be consistent. Konsistenlah dengan apa yang direncanakan, untuk kemudian kita dapat mencapai tiga hal, yaitu hutan wajib lestari, pembangunan tidak boleh berhenti, dan kesejahteraan masyarakat itu pasti," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense