BREAKING NEWS
 

Mendikdasmen: Hadiah OSN Dipertahankan, Talenta Sains Diperkuat

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 23 September 2026 06:12 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Muti. Foto: Kemendikdasmen

RM.id  Rakyat Merdeka - Hadiah Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026 yang sempat menjadi sorotan publik mendapat respons langsung dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Pemerintah memastikan besaran uang pembinaan bagi para peraih medali OSN 2026 tetap diberikan sesuai ketentuan.

Namun, Kemendikdasmen membuka peluang meningkatkan nilai penghargaan pada penyelenggaraan OSN 2027.

Hal itu disampaikan Abdul Mu’ti saat menutup sekaligus menganugerahkan penghargaan kepada para peraih medali OSN Jenjang Pendidikan Menengah 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

“Mudah-mudahan di tahun depan sistemnya kita perbaiki dan hadiahnya kita tingkatkan lagi,” kata Mu’ti.

Baca juga : Pakar Apresiasi Program Pendidikan Bermutu Mendikdasmen

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul munculnya perhatian publik terhadap nominal uang pembinaan OSN 2026 yang dinilai lebih rendah pada sejumlah jenjang.

Mu’ti menegaskan, pemerintah tetap memberikan penghargaan kepada para siswa yang berhasil meraih prestasi. Pemerintah juga tengah menyiapkan skema pembiayaan agar penghargaan bagi talenta-talenta sains tersebut dapat ditingkatkan pada tahun berikutnya.

Untuk jenjang SD, MI, dan sederajat, peraih medali emas mendapatkan uang pembinaan Rp 15 juta. Peraih medali perak memperoleh Rp 10 juta, sedangkan peraih medali perunggu mendapatkan Rp 5 juta.

Adsense

Besaran yang sama berlaku bagi peraih medali OSN jenjang SMP, MTs, dan sederajat. Peraih emas memperoleh Rp 15 juta, perak Rp 10 juta, dan perunggu Rp 5 juta.

Baca juga : Kemendikdasmen Luncurkan Dapodik LPK 2026, Permudah Pemutakhiran Data

Sementara itu, penghargaan untuk jenjang SMA, MA, SMK, MAK, dan sederajat diberikan dengan nominal lebih besar. Peraih medali emas mendapatkan Rp 25 juta, perak Rp20 juta, dan perunggu Rp 15 juta. Besaran tersebut berlaku untuk sembilan bidang yang dipertandingkan pada OSN jenjang pendidikan menengah.

“Medali emas Rp 25 juta, medali perak Rp 20 juta, medali perunggu Rp 15 juta,” ujar Mu’ti.

OSN 2026 jenjang pendidikan menengah diikuti 566 talenta sains dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berkompetisi dalam sembilan bidang, yakni astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, informatika, kebumian, kimia, dan matematika.

Dari 566 finalis tersebut, sebanyak 45 peserta berhasil meraih medali emas. Kemudian, 90 peserta meraih medali perak dan 135 peserta memperoleh medali perunggu.

Baca juga : Keterampilan Spa Buka Peluang Alumni PKK Bekerja di Luar Negeri

Ketatnya persaingan di tingkat nasional tercermin dari proses seleksi yang harus dilalui para peserta. Mereka tidak hanya berasal dari sekolah-sekolah unggulan di kota-kota besar, tetapi juga merupakan talenta yang telah melewati rangkaian seleksi hingga berhasil mencapai tingkat nasional.

Mu’ti menambahkan, tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa OSN tidak sekadar menjadi ajang kompetisi akademik. Menurutnya, OSN merupakan salah satu instrumen pemerintah untuk menemukan sekaligus membina anak-anak yang memiliki kemampuan di bidang sains sejak usia sekolah.

“Pemerintah juga menekankan bahwa penghargaan OSN tidak berhenti pada medali dan uang pembinaan. Para peraih medali memiliki peluang untuk mengikuti pembinaan talenta dan seleksi menuju kompetisi sains internasional,” tambahnya.

Kemendikdasmen menyebut peserta berprestasi juga berkesempatan mengikuti pembinaan di Pelatnas, program pengembangan talenta, beasiswa, hingga peluang masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense