BREAKING NEWS
 

Perempuan Kepala Keluarga Jadi Penerima BLT Terbanyak

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : KRISTANTO
Kamis, 2 Juli 2020 19:40 WIB
Menteri Desa, Pembangunan Dearah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memaparkan perkembangan penyaluran BLT Dana Desa, Kamis (2/7).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Desa, Pembangunan Dearah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memaparkan perkembangan terbaru soal penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Terhitung 2 Juli 2020, pencairannya sudah sampai ke 71.065 desa atau setara 95 persen dari 74.835 desa dengan total dana Rp 4.532.418.600.000.

"Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT Dana Desa sebanyak 7.554.031 keluarga dengan sistimatika Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) sebanyak 2.341.750 atau setara dengan 31 persen," kata Menteri Halim dalam Pernyataan Pers Virtual, Kamis (2/7) 

Kemudian KPM yang anggota keluarganya menderita penyakit kronis/menahun sebesar 283.392 keluarga, kemudian KPM yang kehilangan mata pencaharian sebesar 1.400.483 keluarga serta petani dan buruh tani sebanyak 6.602.190 keluarga.

Hasil penelaahan data yang dilakukan Kemendes PDTT ditemukan fakta yang cukup menarik yaitu angka Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) cukup tinggi. Hal ini seharusnya telah menjadi perhatian lama. Untuk itu, Kemendes PDTT memberi perhatian khusus terhadap Perempuan Kepala Keluarga ini yang jumlahnya mencapai angka 2 jutaan itu.

Baca juga : Pengamat: Pancasila Kekuatan Hadapi Kemiskinan

"Untuk itu, kita berikan perhatian khusus dan ada beberapa hal yang akan kita lakukan untuk pendampingan makanya pendataan dilakukan agak mendetail," kata Gus Menteri, sapaan akrabnya.

Misalnya, dari angka PEKKA yang menerima BLT Dana Desa sebesar 2.341.750, terbanyak ada di Pulau Jawa mencapai 52 persen atau setara 1.220.119 orang.

Adsense

Langkah pendampingan yang sudah dilakukan pertama, Kemendes sudah lakukan komunikasi dengan tokoh masyarakat di desa. Termasuk aparatur agar menempatkan PEKKA ini secara proporsional menjadi bagian proses pembangunan di desa.

Salah satunya misalnya, PEKKA itu diwakili dalam setiap Musyawarah Desa (Musdes). Kedua, juga diberikan afirmasi dengan pemanfaatan prioritas dalam proses kegiatan pembangunan desa.

Baca juga : Iran Keluarkan Surat Penangkapan Untuk Trump

"Kita perlu memberikan apresiasi khusus kepada PEKKA karena mereka adalah tokoh yang hebat dengan kemampuan yang luar biasa," kata mantan Ketua DPRD Jawa Timur.

Gus Menteri mencontohkan, tokoh nasional yang dibesarkan oleh PEKKA seperti mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang telah ditinggalkan ayahnya sejak masih sangat kecil. Gus Menteri sendiri dibesarkan oleh seorang PEKKA.

Kemendes PDTT juga memberikan perhatian kepada Petani dan Buruh Tani penerima BKT Dana Desa yang berjumlah 6.602.190 keluarga atau setara 88 persen.

Persebaran petani dan buruh tani penerima BLT Dana Desa terbanyak di Jawa Timur sebesar 1.133.617 KPM, Jawa Barat 771.127 KPM, Sumatera Selatan 614.578 KPM dan Sumatera Utara 513.163 KPM.

Baca juga : Permintaan Global Lesu, Menperin Genjot Pasar Lokal

Sebelumnya, Gus Menteri juga memaparkan soal Protokol New Normal Desa. [DIR]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense