BREAKING NEWS
 

Takut Gempa Susulan, Masjid Jadi Tempat Merawat Pasien Corona Di Sulbar

Reporter : NOVALLIANDY
Editor : MUHAMAD FIKY
Senin, 18 Januari 2021 21:16 WIB
RSUD Sulawesi Barat (foto:Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Barat (Sulbar), dr Alief Satria memanfaatkan pelataran masjid menjadi tempat perawatan pasien Covid-19 di Sulbar, paska terjadinya bencana gempa magnitudo 6,2 pada, Jumat (15/1) . 

"Warga dan petugas kesehatan  khawatir terjadi gempa susulan. Sehingga mereka memanfaatkan masjid di samping RS Regional Sulbar untuk merawat pasien Covid-19, " ungkap dr Alief dikutip Antara, Senin `(8/1).

Adsense

Baca juga : Bamsoet Ajak Pemerintah Dan Masyarakat Bahu Membahu Atasi Bencana Alam

Dr Alief menjelaskan, perawatan di luar rumah sakit dilakukan karena masih seringnya terjadi gempa susulan yang membuat pasien hingga petugas kesehatan (nakes) merasa takut dan trauma. 

Karena itu, Ia akan membangun tenda-tenda untuk isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 yang selama ini dirawat di rumah sakit. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini, katanya, memungkinkan terjadi kluster baru."Kita persiapkan perawatan isolasi mandiri untuk mencegah penyebaran Covid-19," kata dia.

Baca juga : Tetap Jalan, Layanan Operasional Dan Navigasi Penerbangan Di Bandara Mamuju

Ia mengungkapkan, banyak fasilitas kesehatan mengalami rusak berat, nakes banyak yang trauma dan tidak bertugas. Ditambah obat-obatan sangat kurang.

Maka dari itu, dr Alief mengakui, bahwa kondisi pelayanan kesehatan di Sulbar belum bisa dioptimalkan."Sementara penanganan pasien Corona kita rawat di pelataran masjid samping RS Regional Sulbar  dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat," ujarnya. [FIK]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense