BREAKING NEWS
 

Indonesia Serius Kendalikan Perubahan Iklim

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Selasa, 19 Oktober 2021 09:35 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia serius mengendalikan perubahan iklim. Salah satunya tercermin dalam Forestry and Other Land Use (FoLU) Net Sink 2030.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya mengatakan, komitmen serius Indonesia melalui FoLU Net Sink 2030 penting, nyata, dan konkrit. Mencakup berbagai kegiatan, kebijakan dan antisipasi berbagai persoalan, partisipasi semua pihak dalam semua agenda kehutanan seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), deforestasi, gambut, konservasi, dan keanekaragaman hayati.

Pengendalian perubahan iklim menjadi kepentingan nasional yang dilakukan melalui langkah-langkah kebijakan, pemberdayaan dan penegakan hukum. Sejumlah capaian dalam beberapa tahun terakhir di antaranya pengurangan laju deforestasi, pencegahan konversi hutan alam dan lahan gambut, serta pengurangan kebakaran hutan.

Baca juga : Di Depan Utusan Presiden AS, Luhut Tegaskan Indonesia Serius Kendalikan Dampak Perubahan Iklim

“Kita sudah 6-7 tahun ini bekerja keras dan kita akan sistematikakan dengan lebih baik lagi untuk mencapai, menjaga pengendalian perubahan iklim,” kata Siti Nurbaya, Selasa (19/10), seperti dikutip Antara

Adsense

Siti menerangkan, COP 26 di Glasgow menjadi titik saat implementasi akan dimulai. Oleh karena itu, menjadi tegas bahwa ke depan semua pihak bekerja, dan mengimplementasikan. “Jadi bukan basa-basi, narasi, dan deklarasi,” ujar dia.

Utusan Presiden Amerika Serikat dalam Penanganan Perubahan Iklim John F Kerry mengatakan, dengan potensi yang dimiliki, peran Indonesia begitu penting dalam pengendalian perubahan iklim. Yang terjadi di Indonesia dapat memberikan dampak yang besar terhadap seluruh dunia.

Baca juga : Persija Keok, Pelatih Angelo Tuding Ini Ke Wasit

Kerry mengungkapkan, di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam penurunan laju deforestasi dan moratorium konversi hutan primer. Angka deforestasi Indonesia antara 2019-2020 menjadi yang terendah dalam 20 tahun terakhir.

“Indonesia juga tengah menjalankan inisiatif baru untuk memulihkan ratusan ribu hektare mangrove yang terdegradasi selama empat tahun ke depan. Upaya-upaya itu sangat penting. Kita semua menantikan keberhasilan upaya-upaya tersebut. Dan saya juga tahu, kerja keras Indonesia ini akan memberikan kontribusi yang kuat di COP 26 Glasgow,” katanya.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen menyampaikan, Indonesia telah bekerja nyata dan cukup ambisius dalam pengendalian perubahan iklim. Oleh karena itu, Bank Dunia akan mendukung ambisi Indonesia dalam mengurangi emisi karbon pada Updated NDC Indonesia.

Baca juga : Askrindo Bakal Kembangkan Asuransi Kreatif

“Mengingat dampak yang ditimbulkan perubahan iklim tidaklah mudah menanganinya. Namun hal tersebut menjadi mungkin apabila kita semua bekerjasama. Mari kita lanjutkan kerja sama ini, untuk masa depan Indonesia, untuk menyelamatkan planet kita,” ujar dia. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense