RM.id Rakyat Merdeka - Cuaca di Arab Saudi sedang sangat panas. Suhunya sudah mencapai 40 derajat celcius. Untuk menghindari kulit terbakar, jemaah haji disarankan menggunakan tabir surya (sunscreen) ketika ada Tanah Suci.
"Jamaah dapat memakai tabir surya dengan SPF (Sun Protection Factor) yang sesuai untuk menghindari sengatan panas," ujar Kepala Seksi Lansia, Disabilitas, dan PKP3JH Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah Dr. Leksmana Arry Chandra, di Madinah, Sabtu (11/5).
Dia menerangkan, penggunaan tabir surya sebagai upaya agar kulit tidak terbakar selama menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, utamanya saat beraktivitas di siang hari.
Baca juga : Petugas Haji Bersiap Sambut Kedatangan Jemaah Haji di Madinah
Dokter Leks melanjutkan, kemungkinan cuaca di Arab Saudi akan semakin terik. Semakin mendekati puncak haji, cuaca akan lebih panas. Dengan demikian diperlukan upaya-upaya untuk mencegah sengatan panas atau heatstroke.
Dia lalu membagikan sejumlah saran agar jamaah terhindar dari heatstroke. Pertama, sering minum air mineral (air putih). Minum air mineral yang cukup dapat terhindar dari dehidrasi.
Bukan hanya kepada jemaah, dia jug meminta para Petugas Haji untuk selalu membawa air. "Ke mana-mana, saya sarankan untuk membawa air putih. Bisa dibuat spray untuk mendinginkan kepala atau badan, bisa juga untuk minum para jemaah," katanya.
Baca juga : Seluruh Jemaah Haji Dapat Smart Card, Ini Fungsinya
Kedua, memakai pakaian yang longgar, tidak terlalu sempit, dan berwarna cerah untuk menghindari terjadinya serangan panas.
Ketiga, menghindari area-area yang polusinya tinggi, seperti yang terdapat pembangunan. Pasalnya, di daerah tersebut debu halus dapat terhirup secara tidak disadari. Lalu polusi udara akibat arus lalu lintas yang padat saat musim haji.
"Maka dari itu, saya meminta untuk menggunakan masker, baik masker medis maupun kain. Karena itu (polusi) bisa mengakibatkan terjadinya gangguan saluran pernapasan atas atau ISPA," terangnya.
Baca juga : Cuaca Saudi Bisa Capai 50 Derajat, Menag Pesan Jemaah Haji Jaga Kesehatan
Apabila jamaah merasa badannya tidak enak, dia menyarankan segera konsultasikan ke petugas kesehatan. Saat ini, di setiap hotel ada petugas kesehatan yang bersiaga 24 jam.
"Juga membawa obat-obatan anti alergi yang cocok atau yang sesuai dengan para jemaahnya. Namun, apabila sudah atau tidak tertangani bisa dikonsulkan ke petugas kesehatan kloter masing-masing," kata dia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.