BREAKING NEWS
 

Agar Jemaah Tenang, Dirjen Haji Turun Langsung Bagikan Kartu Nusuk

Reporter : NANA MAULANA
Editor : UJANG SUNDA
Senin, 26 Mei 2025 08:41 WIB
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief (kedua kiri) ikut mendistribusikan Kartu Nusuk ke jemaah, di Makkah, Minggu (25/5/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Mendekati puncak haji, pendistribusian Kartu Nusuk ke jemaah terus dipercepat. Jemaah haji gelombang kedua yang tiba di Makkah, langsung dibagi Kartu Nusuk saat sampai di hotel. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah ((Dirjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief turun langsung dalam pendistribusian ini.

Kartu Nusuk ini merupakan identitas digital yang harus digunakan seluruh jemaah haji selama berada di Tanah Suci. Kartu Nusuk ini semacam paspor perhajian. Kartu ini menjadi akses untuk masuk Masjidil Haram serta Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Hilman Latief meninjau pendistribusian Kartu Nusuk ke jemaah di Hotel 502, Makkah, Minggu (25/5/2025). Dia didampingi Direktur Bina Haji Musta'in Ahmad dan Kepala Daerah Kerja Makkah Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Ali Machzumi.

Di lokasi, Hilman tidak hanya lihat anak buahnya kerja. Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini ikut membantu petugas membagikan Kartu Nusuk kepada para tamu Allah.

Baca juga : Ada yang Dibacok, Pengamanan Jaksa oleh TNI/Polri Tepat

Tumpukan Kartu Nusuk tersusun rapi di meja. Hilman berdiri di belakangnya. Hilman lalu memanggil jemaah satu per satu sesuai dengan nama yang tertera. Hilman kemudian memberikan kartu tersebut plus dengan talinya.

Kepada jemaah, Hilman meminta agar langsung mengalungkan Kartu Nusuk tersebut. Dia berpesan agar kartu tersebut dijaga dengan baik, jangan sampai hilang. "Ini dijaga ya Bapak/Ibu. Sudah tahu cara pasang di talinya?" tanya Hilman. Kadaker Makkah dan Musta'in Ahmad ikut membantu.

Setiap jemaah yang sudah mendapat Kartu Nusuk akan difoto oleh petugas haji, untuk dokumentasi. Hilman bersyukur, pembagian Kartu Nusuk ke jemaah haji Indonesia bisa semakin dipercepat. Kemenag pun terus berkoordinasi dengan syarikah (perusahaan penyedia layanan) dan otoritas Saudi untuk memperlancar distribusi Kartu Nusuk.

Adsense

Hilman menerangkan, Kemenag berupaya agar seluruh jemaah haji segera mendapat Kartu Nusuk begitu di Makkah. Dengan begitu, para jemaah lebih tenang saat beraktivitas di Makkah.

Baca juga : JK: Pemimpin WajibBerpikir Cepat & Tepat

“Ini bisa membuat tenang jemaah untuk masuk ke (Masjidil) Haram. Ini menjadi tiket pada saat nanti ke Arafah," terangnya.

Kartu Nusuk diterbitkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Kartu ini kemudian didistribusikan oleh syarikah. Tahun ini, PPIH menjalin kerja sama dengan delapan syarikah, yaitu: Rifadah, Rawaf Mina, Mashariq Dzahabiyah atau Sana Mashariq, Rifad, Mashariq Mutamayyizah atau Rakeen Mashariq, Dluyuful Bait, Rehlat wa Manafea, dan MCDC.

Jemaah yang sudah menerima Kartu Nusuk sangat senang. Salah satunya Bagus Purwoko (56 tahun). Dia bersyukur sudah menerima Kartu Nusuk sehingga bisa mudah untuk beribadah ke Masjidil Haram.

"Alhamdulillah senang banget, bisa lebih tenang. Kan sekarang kalau ke Masjidil Haram harus nunjikin ini," ucap jemaah asal Embarkasi Solo ini.

Baca juga : Pemerintah Harus Tingkatkan Edukasi Kesehatan Reproduksi

Bagus sudah 10 hari di Makkah. Sebelumnya, dia terkendala untuk mendapatkan Kartu Nusuk. Hal ini membuat dia agak kesulitan untuk ke Masjidil Haram. Dia harus didampingi petugas untuk bisa masuk. 

Yenny (50 tahun), istri bagus, juga sangat senang bisa menerima Kartu Nusuk. Dia berharap, ibadahnya lancar. "Ya senang, ini kan diperiksa kalau mau masuk Masjidil Haram," tuturnya.

Konsul Haji pada Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah Nasrullah Jasam menerangkan, distribusi Kartu Nusuk sudah mencapai 147.748. "Saya baru saja menerima data dari Kementerian Haji Arab Saudi, saat ini sudah ada 147.748 kartu Nusuk yang telah terdistribusikan ke jemaah haji Indonesia," terang Nasrullah, di Jeddah, Sabtu (24/5/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense