BREAKING NEWS
 

Sulit Ngungsi, Inilah Jeritan Hati Pasien Anak Kanker Ukraina

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Selasa, 1 Maret 2022 19:08 WIB
Nikita butuh kemoterapi dan transfusi darah, kondisi perang membuat segalanya menjadi lebih sulit. (Foto Skynews)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tak semua orang di Ukraina bisa pergi mengungsi di saat perang melanda. Nikita Synytsky misalnya. Bocah laki-laki umur empat tahun itu masih dalam perawatan di sebuah rumah sakit di Kiev, di tengah serangan Rusia ke Ukraina.

Nikita, demikian panggilannya, menderita kanker darah putih (leukemia) dan down syndrome. Tidak mudah baginya dan anak-anak yang sakit parah lainnya untuk kabur ke negara lain. Mereka sangat bergantung pada bantuan medis untuk hidup.

Baca juga : PDIP: Indonesia Harus Jadi Inisiator Hentikan Perang Rusia-Ukraina

Nikita memerlukan kemoterapi dan transfer darah rutin. Namun, dampak invasi Rusia membuat pasokan darah di tengah perang sangat sulit. Ditambah lagi, rumah sakit juga harus merawat anak-anak korban perang Rusia-Ukraina. 

Sebagai solusi, sang ibu, Tatiana Pakhaliuk mencoba memberikan darahnya untuk anak-anak yang tengah dirawat.

Baca juga : KPK Sita 4 Bidang Tanah Milik Adik Mantan Bupati Lampung Utara

"Kalau kami mau mengungsi, kami harus membawa dokter dan polisi agar bisa sampai ke instansi medis di negara yang aman," terang Pakhaliuk dikutip Sky News, Selasa (1/3). 

"Anak-anak kami tidak bisa menunggu di tengah macet. Itu bisa membahayakan nyawa mereka," sambungnya seraya berharap, mereka bisa mengungsi ke Polandia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense