Sebelumnya
Kepada Radio 4 BBC, Direktur Nirlaba Jaringan Nuklir Terbuka Laura Rockwood mengatakan, perang dapat berdampak pada jaringan listrik Ukraina, yang bergantung pada tenaga nuklir.
Aktivitas militer di sekitar PLTN, menimbulkan risiko langsung terhadap instalasi nuklir. Yakni potensi kerusakan pada infrastruktur pabrik, dan membahayakan personelnya.
Baca juga : Pemerintah Diminta Lindungi Masyarakat Dari Bahaya Bisphenol-A
"Atau kerusakan lebih serius, yang mempengaruhi kemampuan operasional pabrik. Sehingga, dapat menyebabkan kehancuran," ungkap Rockwood.
Zaporizhzhia dilaporkan menyumbang sekitar 25 persen kelistrikan di Ukraina. Total, ada empat pembangkit nuklir aktif yang dimiliki negara dengan bendera berwarna biru kuning tersebut. [HES]
Baca juga : Industri Manufaktur Penyumbang Terbesar Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II
Baca juga : Tersisih Dari Piala Menpora, Ini Kata Pelatih Arema FC Kuncoro
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.