RM.id Rakyat Merdeka - Pesawat China Eastern yang mengangkut 133 penumpang diberitakan jatuh di area pegunungan, di barat daya China. Apakah ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi penumpang dalam pesawat tersebut?
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan tengah mengecek ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Guangzhou, China, untuk memastikannya. "Sedang dipastikan dengan KJRI di Guangzhou," ujar Juru Bicara Kemenlu, Teuku Faizasyah, Senin (21/3).
Baca juga : Pesawat China Bawa 132 Penumpang Jatuh, Sebabkan Kebakaran Hutan
Yang pasti, Kemenlu sudah menerima informasi soal jatuhnya pesawat China Eastern. Faizasyah berharap, tidak ada WNI dalam penerbangan tersebut. "Karena penerbangan domestik diharapkan tidak ada WNI," imbuhnya.
Sekadar latar, pesawat bernomor MU5735 itu terbang dari Kunming pukul 13.15 waktu setempat menuju ke Guangzhou. Pesawat jatuh di area pegunungan dan menyebabkan kebakaran hutan.
Baca juga : Tumbuhkan Semangat Kreativitas, Ini Yang Dilakukan Teman Sandi Di Sumut
Belum diketahui nasib para penumpang. Dilansir dari kantor berita AFP, Senin (21/3), pelacak penerbangan FlightRadar24 tidak menunjukkan data lagi untuk penerbangan MU5735 tersebut setelah pukul 14:22 waktu setempat, ketika telah mencapai Wuzhou.
Hal itu menunjukkan bahwa pesawat telah turun tajam dari ketinggian 29.100 kaki menjadi 3.225 kaki atau lebih dari 25 ribu kaki, hanya dalam rentang waktu tiga menit, sebelum informasi penerbangan berhenti.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.