BREAKING NEWS
 

Menang Pilpres, Macron Jadi Presiden Pertama Prancis Yang Terpilih Kembali Dalam 20 Tahun Terakhir

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Senin, 25 April 2022 09:07 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron berhasil memperpanjang masa jabatannya, setelah meraup 58,55 persen suara dalam Pilpres 2022, Minggu (24/2). (Foto: Net)

RM.id  Rakyat Merdeka - Emmanuel Macron akhirnya berhasil memperpanjang masa jabatannya sebagai Presiden Prancis hingga lima tahun ke depan, usai menggulingkan Marine Le Pen yang tetap mendapat suara tertinggi dari kelompok sayap kanan, dalam Pilpres 24 April kemarin.

Macron yang menang meyakinkan dengan angka 58,55 persen adalah presiden pertama Prancis yang berhasil terpilih kembali, dalam 20 tahun terakhir.

Kepada para pendukungnya yang bersuka cita di kaki Menara Eiffel, politisi haluan tengah itu menegaskan, Pilpres telah usai. Dia berjanji akan menjadi Presiden untuk semua kalangan.

"Sebuah jawaban harus ditemukan atas kemarahan dan ketidaksepakatan, yang membuat banyak rekan senegara kita memilih sayap kanan ekstrem. Itu akan menjadi tanggung jawab saya dan orang-orang di lingkaran saya," kata Macron dalam pidato kemenangannya di Champs de Mars, Minggu (24/4).

Baca juga : Skor Assesment GCG Petrokimia Gresik Raih Kategori "Sangat Baik" Dalam 3 Tahun Terakhir

Kemenangan Macron disambut gembira oleh para pemimpin Eropa. Mereka lega. Karena sebelumnya mengkhawatirkan Marine Le Pen dari kelompok sayap kanan, muncul sebagai pemenang Pilpres. Maklumlah, selama ini, Le Pen selalu menawarkan serangkaian kebijakan anti-Uni Eropa.

"Bersama-sama kita akan memajukan Prancis dan Eropa," kata Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen seperti dikutip BBC, Senin (25/4).

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymr Zelensky dari Ukraina, yang sebelumnya telah meminta warga Prancis untuk mendukung Macron, mengucapkan selamat kepada "teman sejatinya".

Zelensky mengaku sangat menantikan Eropa yang kuat dan bersatu.

Baca juga : Presiden Ukraina Siap Terima Status Netral Dan Non Nuklir

Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson juga menyambut baik kemenangan Macron.

"Selamat untuk @EmmanuelMacron, atas terpilihnya kembali sebagai Presiden Prancis. Bagi Inggris, Prancis adalah sekutu dekat dan penting. Saya siap mengeratkan kerja sama, baik untuk kedua negara ataupun global," cuit PM Johnson via Twitter, Minggu (24/4).

Jumlah Pemilih Terendah

Jumlah pemilih dalam Pilpres Prancis tahun ini, hanya di bawah 72 persen. Terendah dalam Pemilihan Presiden sejak 1969.

Adsense

Baca juga : Covid Melandai, Bandara Juanda Kembali Layani Ibadah Umrah

Lebih dari tiga juta suara rusak atau kosong.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense