Sebelumnya
Dalam tulisan Johnson juga disebut, waktu merupakan faktor vital untuk menaklukkan Rusia. “Semuanya akan tergantung pada Ukraina. Apakah dapat memperkuat kemampuannya untuk mempertahankan tanahnya. Atau justru Rusia yang bisa memperbarui kapasitas pasukan tempurnya,” tulisnya.
Sejumlah analisis memperkirakan, pasukan Rusia kemungkinan akan dapat merebut Kota Sievierodonetsk dalam beberapa pekan mendatang. Namun, mereka harus mengorbankan sebagian besar pasukan di wilayah tersebut.
Baca juga : Silaturahmi Dengan Menag, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia Lapor Hasil Muktamar VI
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, telah mengunjungi tentara di garis depan selatan di wilayah Mykolaiv. Sekitar 550 kilometer (km) selatan Kiev. Zelensky mengatakan, dirinya sudah berbicara dengan tentara, polisi dan Garda Nasional Ukraina. Zelensky menyebut, prajurit-prajuritnya optimistis dapat memenangi perang.
“Kami tidak akan memberikan selatan kepada siapa pun, dan semua milik kami, akan kami ambil kembali,” tegas Zelensky.
Baca juga : Adik Kang Emil: Dukungan Jokowi Sangat Membesarkan Hati Kami...
Di saat yang sama, selain dukungan senjata, Ukraina juga mendapat sambutan yang baik terkait niat mereka menjadi anggota Uni Eropa (UE). Komisi Eropa telah merekomendasikan Ukraina dengan status kandidat anggota. Keputusan tersebut diharapkan segera disetujui negara-negara UE.
Rusia meningkatkan serangannya setelah UE merekomendasikan agar Ukraina menjadi kandidat untuk bergabung dengan blok tersebut. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.