BREAKING NEWS
 

Kemenkes Singapura Deteksi 1 Kasus Monkeypox, Keluhan Awal Pusing Dan Demam

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 22 Juni 2022 10:15 WIB
Ilustrasi sampel Monkeypox (Foto: Net)

 Sebelumnya 
Penularan Monkeypox umumnya dapat terjadi melalui paparan droplet atau kontak fisik langsung dengan darah, cairan tubuh, atau lesi dari individu yang terinfeksi. Serta bahan yang terkontaminasi. Dengan masa inkubasi berkisar antara 5-21 hari.

Mereka yang terinfeksi, dapat menularkan penyakitnya sejak awal demam sampai lesi kulit berkeropeng.

Baca juga : Garuda Selamat

Mengingat situasi global yang berkembang, Kemenkes Singapura menyarankan warganya, terutama pelancong, untuk menjaga kewaspadaan dan mengambil tindakan pencegahan sebagai berikut:

1. Pertahankan standar kebersihan pribadi yang tinggi, termasuk sering mencuci tangan setelah dari toilet, atau ketika tangan kotor.

Baca juga : Menkeu Singapura Temui Ganjar Di Kediamannya

2. Hindari kontak langsung dengan lesi kulit dari orang atau hewan yang hidup atau mati, serta benda-benda yang mungkin telah terkontaminasi dengan cairan infeksius. Seperti pakaian kotor atau linen yang digunakan oleh orang yang terinfeksi.

3. Hindari kontak dengan hewan liar yang dapat menjadi sarang virus. Jangan konsumsi daging hewan liar.

Baca juga : Pembukaan Masa Sidang DPR, Puan Soroti Kasus Hepatitis Akut Dan Kebijakan Ekonomi

4. Cari pertolongan medis segera, jika mengembangkan gejala penyakit yang mengarah ke cacar monyet. Seperti demam tinggi yang tiba-tiba, pembengkakan kelenjar getah bening, dan ruam kulit. 

Beri tahu dokter, bila ada riwayat perjalanan terakhir. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense