BREAKING NEWS
 

Ditembak 3 Kali, Abe Wafat

Jepang Menangis, Dunia Ikut Berduka

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : ADITYA NUGROHO
Sabtu, 9 Juli 2022 06:40 WIB
Mantan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe jatuh ke tanah usai ditembak, di Nara, Jepang barat, kemarin.

RM.id  Rakyat Merdeka - Suara letusan senjata api terdengar tiga kali saat Shinzo Abe berkampanye di per­simpangan jalan di pusat Kota Nara, Jepang, kemarin. Seketika, mantan Perdana Menteri Jepang berusia 67 tahun itu, ambruk tak sadarkan diri karena ternyata tembakan timah panas itu, mengenai leher dan jantungnya. Lima jam kemudian, Abe dilaporkan meng­hembuskan napas terakhirnya di rumah sakit. Tragedi di Kota Nara ini membuat Jepang menangis, dunia pun ikut berduka.

Tak ada yang aneh dengan suasana di salah satu sudut Kota Nara, saat Abe akan berkampanye, kemarin. Warga menanggapi kehadiran Perdana Menteri Jepang dua periode (2012-2020) itu, dengan biasa saja. Beberapa orang mendekat dan mendengarkan pidato Abe. Namun, lebih banyak yang cuek. Mereka lalu lalang seperti biasa. Seperti tidak ada apa-apa.

Baca juga : Shinzo Abe Kritis Tertembak Tiga Kali, Jantungnya Berhenti

Berbeda dengan kampanye di In­donesia yang digelar di lapangan atau GOR dan selalu dipadati para pendukung, acara kampanye di Jepang tak terlalu menarik bagi warga yang dikenal sibuk bekerja ini. Karena ala­san itu, kampanye biasanya dilakukan di tempat-tempat ramai, tempat orang hilir mudik, seperti pertigaan jalan, atau di stasiun. Karena terbilang aman, pengamanan pun seadanya. Persis sep­erti itu yang dilakukan Abe saat kampanye, kemarin.

Kehadiran Abe di Kota Nara itu, ternyata sudah ditunggu-tunggu Tet­suya Yamagami. Pelaku penembakan berusia 41 tahun ini, sudah tiba di lokasi sebelum Abe berbicara. Tak ada yang mencurigainya, termasuk petu­gas keamanan yang mengawal Abe.

Baca juga : Samurai Biru Siap Bersinar

Dari video yang dimiliki India Today, Yamagami yang merupakan warga setempat, tampil dengan setelan santai. Mengenakan kaos polo warna abu-abu, masker, dan menyoren tas hitam berukuran cukup besar. Ia berdiri san­tai sambil menyedekapkan tangannya di dada, membelakangi tempat kampanye.

Sekilas, penampakkannya seperti orang yang sedang menunggu bus atau kendaraan. Namun, dari video terlihat setiap beberapa detik Yamagami menengok ke belakang. Memperhatikan gerak Abe.

Baca juga : BNPP Raih 8 Kali Opini Wajar Tanpa Pengecualian Dari BPK

Tak lama setelah Abe memegang mik, Yamagami berbalik dan mendekati kerumunan. Sesaat kemudian, pelaku yang belakangan diketahui lulusan militer ini, mengeluarkan sen­jata rakitan dari tasnya, lalu menem­bakkannya ke arah Abe. Tiga letusan keras terdengar menggelegar disertai kepulan asap membumbung ke udara.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense