Sebelumnya
Tembakan pertama meleset. Sayangnya para pengawal tidak bergerak cepat. Pelaku keburu melesatkan dua tembakan beruntun yang kemudian mengenai leher, dan mengenai punggung yang tembus sampai dada. Dua tembakan di bagian vital itu membuat Abe ambruk seketika. Noda darah merembes di kemeja putih yang dikenakannya. Darah juga menetes ke aspal.
Pelaku yang mencoba melarikan diri, langsung dibekuk petugas. Senjata rakitan yang dipegangnya terlempar beberapa meter. Dari foto yang menyebar di media, senjata rakitan itu jenis double-barreled shotgun. Yamagami menggunakan dua pipa ledeng sebagai laras, direkatkan dengan menggunakan lakban hitam, dialasi dengan menggunakan semacam papan kayu. Sederhana, tapi mematikan.
Baca juga : Shinzo Abe Kritis Tertembak Tiga Kali, Jantungnya Berhenti
Saat itu pula, Abe dibawa ke rumah sakit dengan menggunakan helikopter. Di rumah sakit, Abe menjalani operasi selama hampir 4,5 jam.
Pejabat medis mengatakan, seperti dikutip The Straits Times, Abe masih sadar saat tiba di rumah sakit Nara Medical University. Namun, kehilangan kesadaran tak lama kemudian, lalu henti jantung, dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 5.03 sore.
Baca juga : Samurai Biru Siap Bersinar
Dokter mengatakan, lebih dari 100 unit kantong darah digunakan untuk menyadarkan Abe. Tidak ada peluru yang ditemukan di tubuh Abe selama operasi. Namun, lukanya cukup dalam untuk menembus jantung, yang menyebabkan pendarahan hebat. Abe menderita dua luka sekitar 5 cm di lehernya. Operasi jantung terbuka dilakukan untuk menentukan titik pendarahan dan menghentikan pendarahan.
Di tempat terpisah, polisi langsung menginterogasi Yamagami. Dari laporan NHK, pelaku tidak puas dengan kebijakan Abe dan ingin membunuhnya. Fuji TV melaporkan, tersangka adalah mantan anggota pasukan pertahanan diri maritim. Pelaku telah bertugas di kepolisian selama sekitar tiga tahun hingga 2005.
Baca juga : BNPP Raih 8 Kali Opini Wajar Tanpa Pengecualian Dari BPK
Insiden penembakan Abe ini mengejutkan dunia. Ucapan bela sungkawa mengalir dari pemimpin dunia. Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson menyatakan rasa duka cita mendalam atas kematian Abe.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.