RM.id Rakyat Merdeka - Kondisi Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden (79) sejak positif Covid-19 pada Kamis (21/7), terus menunjukkan perbaikan yang cukup signifikan.
Dokter Presiden AS, Kevin O'Connor mengungkap, keluhan batuk dan nyeri tubuh Biden kini telah berkurang. Denyut nadi, tekanan darah, laju pernapasan, dan suhu tubuhnya normal.
Baca juga : 11 Korban Penembakan Dan Penganiayaan KKB Di Nduga, Telah Dievakuasi Ke Timika
"Biden tidak sesak napas. Tapi, tenggorokannya masih terasa nyeri. Suaranya, masih agak dalam. Kemungkinan, akibat aktivasi limfoid, saat tubuhnya membersihkan virus. Secara umum, kondisinya baik," kata O'Connor, dalam sebuah memo yang dirilis Gedung Putih seperti dikutip CNN International, Minggu (24/7).
O'Connor menjelaskan, berdasarkan hasil whole genome sequencing, Biden yang sejak awal bergejala ringan, terinfeksi subvarian BA.5. Turunan Omicron yang memiliki daya tular tinggi itu, kini mendominasi penyebaran Covid di Amerika.
Baca juga : Pelantikan Bupati Bintan Definitif, Pemprov Kepri Masih Nunggu SK Mendagri
Sebelumnya, dalam wawancara di Fox's News Sunday dan ABC's This Week pada Minggu (24/7), Koordinator Covid-19 Gedung Putih Ashish Jha mengatakan, tak satu pun dari 17 kontak erat Biden yang diidentifikasi sejauh ini, tertular Covid.
Diagnosis Covid ini menghampiri Biden, saat Presiden ke-46 AS itu menghadapi sejumlah tantangan yang cukup pelik. Antara lain, lonjakan inflasi.
Baca juga : Ibu dan Anak Anies Positif Covid-19, Warga Diimbau Segera Booster
Partai Demokrat Biden saat ini memiliki mayoritas tipis di DPR, dan mengendalikan Senat yang terbagi rata melalui pemungutan suara dari Wakil Presiden Kamala Harris. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.