BREAKING NEWS
 

Protes Tak Digubris Rezim Macron

Rakyat Prancis Terpaksa Gunakan Aksi Kekerasan

Reporter : PAUL YOANDA
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 30 Maret 2023 04:37 WIB
Para pekerja berdemonstrasi dengan membawa poster mengenai kunjungan Raja Charles III yang dibatalkan, Selasa (28/3), di Nantes, Prancis barat. (Foto AP/Jeremias Gonzalez)

 Sebelumnya 
Unjuk rasa tersebut menjadi tantangan bagi Macron. Ini adalah tekanan besar dalam periode masa jabatan kedua yang ia jalani. Tetapi Darmanin, anggota kelompok garis keras dalam pemerintahan sentris Macron, menolak seruan dari lawan politik dan pengunjuk rasa untuk menarik reformasi pensiun.

“Saya tidak berpikir kita harus mencabut undang-undang ini karena kekerasan. Jika demikian, itu berarti tidak ada negara. Kita harus menerima debat sosial yang demokratis, tetapi bukan debat yang penuh kekerasan,” jelasnya.

Baca juga : Presdir AP II Didapuk Jadi Wakil Ketua Umum Masyarakat Transportasi Indonesia

Akibat kekecauan ini, banyak penerbangan dibatalkan pada akhir pekan ini di berbagai bandara di Prancis akibat pemogokan oleh pengawas lalu lintas udara.

Pemimpin serikat menyatakan puas dengan gerakan protes. Bentrokan mampu menarik perhatian pemerintah Prancis dan dunia terhadap kelompok buruh yang meminta Macron membatalkan kebijakannya.

Baca juga : Emmanuel Macron Digoyang Mosi Tak Percaya

Namun buruh mengutuk kekerasan yang dilakukan kelompok yang dikenal sebagai blok hitam. Pemerintah Prancis memprediksi sekitar 1,089 juta orang berdemonstrasi di seluruh Prancis pada Kamis (23/3). Sementara, 119 ribu orang turun di jalan-jalan Paris.

Sementara terkait unjuk rasa terbaru, serikat pekerja mengklaim, peserta unjuk rasa bakal mencapai 3,5 juta orang dengan 800 ribu di Paris. ■ 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense