Sebelumnya
Bagaimana hubungan persahabatan Rusia dan Indonesia?
Hubungan bilateral kita sudah memasuki tahun ke-73. Hubungan kita ini didasari persahabatan kedua negara sejak lama. Misalnya di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno, beliau sudah empat kali berkunjung ke Rusia. Kami bahkan berharap bisa segera meresmikan patung beliau di Moskow.
Kami sudah mendiskusikan rencana mendirikan patung Soekarno di Moskow dengan Pemerintah Indonesia.
Baca juga : Di Depan PM Sunak, Jokowi Minta Komoditas Utama Indonesia Tak Kena Diskriminasi
Seperti yang kita tahu, di sini ada Patung Yuri Gagarin (kosmonot Uni Soviet) di Taman Mataram (Menteng). Jadi kami harap bisa memiliki patung Soekarno di Moskow secepatnya.
Dalam 20 tahun belakangan, sejak 2003, setelah kunjungan Megawati Soekarnoputri ke Rusia dan bertemu Presiden (Vladimir) Putin, hubungan persahabatan kita terus meningkat. Meski diterpa ketegangan geopolitik, ancaman pandemi Covid-19 serta pasang surut kondisi global sekarang ini, hubungan kedua negara terus meningkat, terutama di sektor ekonomi.
Tahun lalu, kami mencatat peningkatan jumlah perdagangan hingga 40 persen.
Baca juga : Indonesia Akan Masuk 10 Besar Kekuatan Ekonomi Dunia
Untuk angka perdagangan bilateral, kita mencatat 3 triliun dolar AS pada tahun lalu.
Melihat potensi total populasi kedua negara yang mencapai 400 juta orang, angka ini masih kurang.
Hal paling baru yang dijajaki adalah pembentukan Zona Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA) dengan Persatuan Ekonomi Eurasia (UEE), di mana Rusia adalah salah satu anggotanya. Tahun lalu, perwakilan UEE dan perwakilan Pemerintah Indonesia meluncurkan pembicaraan mengenai kesepakatan pembentukan kesepakatan FTA.
Baca juga : Plt Menpora: Piala Dunia Di Indonesia Tetap Junjung Konstitusi Negara
Jika sudah diteken, tentu saja, ini akan mendorong angka perdagangan Indonesia dengan negara anggota EUU. Bakal sangat banyak kerja sama yang bisa kita garap.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.