Sebelumnya
“Kami ingin menunjukkan penyandang disabilitas dapat memberikan kontribusi yang berharga bagi masyarakat,” kata Faizal
Kemudian, kami juga diajak ke kelas untuk penyandang disabilitas. Sayangnya, siang itu kelas sudah bubar.
Tapi, menariknya di salah satu tembok kelas ada foto brand pakaian ternama asal Jepang. Kemudian, Faizal menjelaskan bahwa brand itu merupakan salah satu mitra sponsor dari Enabling Village.
Selain itu, brand tersebut memang berperan memberi lapangan kerja bagi para penyandang disabilitas. Di Singapura pun, brand tersebut menggunakan jasa penyandang disabilitas untuk mengembangkan bisnisnya.
Baca juga : Sowan Ke Nas Daily Singapura
Perjalanan masih berlanjut. Kami diajak mengunjungi pasar swalayan yang berada di dalam fasilitas itu. Faizal menjelaskan, bahwa swalayan itu juga dioperasikan oleh penyandang disabilitas.
“Ibu Presiden Singapura Halimah Yacob sering belanja di sini,” ungkapnya.
“Rumahnya dekat sini?” tanya salah satu peserta rombongan.
“Bukan, Presiden Halimah memang sengaja berbelanja di sini. Itu menjadi salah satu promosi untuk meramaikan swalayan,” jawabnya.
Baca juga : Catat Yuk! Mulai 3 Juni, Perjalanan Kereta Panoramic Dilakukan Tiap Hari
Selesai berbelanja, kami diajak untuk melihat pabrik yang pekerjanya penyandang autis. “Tidak boleh ada kamera dan jangan berisik,” ingat Faizal.
Di tempat itu puluhan penyandang autis bekerja membuat berbagai souvenir. Seperti, kalung, kantong belanja bergambar, gelas dan banyak lagi. Mereka bekerja sangat fokus dalam kubikal. Ada yang saling berinteraksi, ada juga menggunakan headphone.
“Headphone itu untuk menghilangkan ‘suara-suara’ yang mereka dengar,” ungkapnya.
Hasil karya seni dan kerajinan tangan para penyandang disabilitas dijual di galeri khusus. Karya yang dijual seperti gantungan id card, t-shirt, payung, tote bag dan masih banyak lagi.
Baca juga : Rumah Inovasi & Teknologi Iran
Di Enabling Village juga menampilkan teknologi yang bisa menunjang aktivitas penyandang disabilitas.
Faizal mengajak kami untuk berbelanja hasil karya para penyandang disabilitas ini. Alhasil, saya pun membeli tas untuk tumbler.
“Kita harus membantu para penyandang disabilitas untuk lebih produktif,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.