RM.id Rakyat Merdeka - Dalam rangka memperkuat hubungan dan kerja sama bilateral di bidang ekonomi, sosial, budaya, khususnya industri perfilman, Konjen RI Cape Town, Tudiono, beserta sejumlah staf berkunjung ke Cape Town Films Studio (CTFS). CTFS adalah salah satu dari top ten kompleks studio terbaik di dunia. CTFS berjarak sekitar 30 km dari pusat Cape Town, Afrika Selatan, dengan area seluas 200 hektar.
Dalam kunjungan tersebut, Tudiono diterima CEO CTFS Mogamat Makkie Slamong. Slamong menyampaikan, CTFS didirikan pada Mei 2010 sebagai kompleks studio film berteknologi tinggi yang dirancang khusus, dan merupakan yang pertama di Afrika. CTFS menjadi tempat pembuatan banyak iklan dan film yang tidak hanya dari Afrika Selatan, namun juga dari seluruh dunia.
CTFS telah memproduksi lebih dari 150 film. Di antaranya adalah film terkenal seperti Dredd, Chronicle, Labyrinth, Tomb Raider, Monster Hunter, Deep Blue Sea 2 & 3, Mad Max Fury: Road, termasuk 99 persen dari pembuatan film One Piece dilakukan di CTFS.
Baca juga : Bamsoet Jajaki Kerja Sama Produksi Dinamo Motor Listrik di Indonesia
Mengisahkan pengalaman berinteraksi dengan insan film Indonesia, CTFS menginfokan bahwa di sela-sela penyelenggaraan Cape Town Film and Market Festival 2018, pihaknya menerima kunjungan artis Indonesia Maudy Koesnaedi dan sutradara E Robby Soediskam. Di samping itu, pembuatan film Warrior season 3 yang antara lain dibintangi Joe Taslim juga dilakukan di CTFS.
Dalam perbincangan dengan Konjen RI Cape Town antara lain dibahas potensi kerja sama industri film Indonesia-Afrika Selatan, yang berisi kedekatan sejarah dengan datangnya orang-orang dari Indonesia semasa kolonial VoC yang merupakan leluhur komunitas Cape Malay. Topik itu secara khusus juga dapat diangkat dalam produksi film.
Ditambah lagi Indonesia yang sangat mendukung perkembangan ekonomi kreatif, termasuk industri film dan bidang terkait lainnya. Sementara CTFS memiliki fasilitas dan skill yang telah diakui dunia, namun mereka juga mengakui keunggulan Indonesia, khususnya yang terkait dengan art. CTFS juga sempat menyinggung mengenai industri animasi, yang hal tersebut dapat menjadi bidang yang dijajaki untuk kerja sama.
Baca juga : Dosen IPB Ingatkan Faktor Keamanan Dalam Pemilihan Kemasan Pangan
Konjen RI Cape Town mengundang CEO CTFS ke acara Pasar Rakyat Indonesia yang akan dilaksanakan di pelataran KJRI Cape Town pada 14 Oktober 2023. Pasar Rakyat yang banyak menampilkan berbagai makanan dan jajan pasar khas Indonesia juga akan dimeriahkan oleh 2 penyanyi populer Tanah Air, yaitu Rara Lida dan Hari.
Konjen Tudiono juga harapkan dukungan dari CEO CTFS berkenaan dengan rencana KJRI Cape Town menyelenggarakan Festival Film di Cape Town tahun 2024. CEO CTFS nampak sangat antusias untuk menjalin dan menjajaki kerjasama spesifik dengan mitra Indonesia terutama dengan memperhatikan kedekatan sejarah dan budaya Cape Town Afrika Selatan dengan Indonesia.
Makkie bangga masih memiliki hubungan darah dengan Indonesia, khususnya Sleman yang menjadi nama keluarganya "Slemong".
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.