RM.id Rakyat Merdeka - Musim ibadah haji sudah dimulai. Kloter pertama para calon jamaah haji asal Tanah Air, berangkat ke Tanah Suci, Minggu (12/5/2024). Untuk mendukung kelancaran proses menuju dan selama di Arab Saudi, Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Arab Saudi membuat layanan khusus bagi para jamaah haji di Bandara Soekarno-Hatta.
Layanan khusus itu berada di louge Inisiatif Rute Makkah. Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al Amoudi meninjau louge tersebut, Minggu (12/5/2024).Kunjungan ini juga dihadiri Menteri Agama (Menag) Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas.
Dubes Faisal mendapat pemaparan tentang perkembangan manfaat louge tersebut, prosedur yang diadopsi untuk memfasilitasi perjalanan ibadah haji, dan penyelenggaraan layanan di bandara.
Baca juga : Dubes Arab Saudi Faisal bin Abdullah Al Mudi Serahkan Kurma 100 Ton Hadiah Raja Salman
Dia juga mengapresiasi tim kerja louge Inisiatif Rute Makkah, serta sejumlah layanan yang diperuntukkan bagi jamaah haji.
“Inisiatif Rute Makkah merupakan bagian Program Pengalaman Jamaah Haji Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi, sekaligus salah satu program Visi Saudi 2030,” terang Dubes Faisal, dikutip akun media sosial Kedubes Arab Saudi, Senin (13/5/2024).
Inisiatif tersebut bertujuan menyediakan layanan transportasi berkualitas tinggi bagi para jamaah, termasuk memfasilitasi penerimaan dan pemrosesan di negara asal mereka dengan lancar.
Baca juga : Update Info Terkini Evakuasi Konflik Sudan
Inisiatif Rute Makkah diawali penerbitan visa haji elektronik dan pengumpulan data biometrik, dilanjutkan dengan Direktorat Jenderal Paspor yang mengurusi prosedur masuk ke Kerajaan dari bandara keberangkatan, usai memverifikasi persyaratan kesehatan.
Inisiatif Rute Makkah juga menggunakan kode bagasi dan penyortiran bagasi, sesuai aturan transportasi dan akomodasi di Kerajaan. Selain itu, para jamaah juga secara langsung diantarkan ke penginapan mereka di Makkah dan Madinah melalui rute khusus, oleh mitra yang mengurusi pengiriman bagasi mereka.
Inisiatif Rute Makkah adalah pemindahan proses keimigrasian dari yang seharusnya dilakukan pada bandara kedatangan jamaah calon haji di Jeddah dan Madinah, menjadi di bandara keberangkatan (Indonesia). Para calon haji yang mendapatkan layanan Rute Makkah, tidak perlu lagi mengantre untuk proses ke imigrasian saat tiba di bandara kedatangan (Jeddah dan Madinah).
Baca juga : Dubes Uni Emirat Arab Abdulla AlDhaheri Kunjungi Keraton Kacirebonan, Jajaki Kerja Sama
Skema ini telah dimulai di Indonesia sejak 2018 di Terminal 2D Bandara SoekarnoHatta. Tahun ini, Inisiatif Rute Makkah diperluas hingga Embarkasi Solo dan Surabaya, dengan mem bagi keberangkatan jemaah menjadi dua gelombang.
Gelombang I diberangkatkan dari Indonesia menuju Madinah pada periode 12-23 Mei 2024. Sedangkan gelombang II diberangkatkan dari Indonesia menuju Jeddah pada periode 24 Mei sampai 10 Juni 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.