Dark/Light Mode

Corona Saudi Juga Sudah Jinak

Alhamdulillah, Di Mekkah Salat Tidak Berjarak Lagi

Minggu, 17 Oktober 2021 07:40 WIB
Ilustrasi Salat di Mekkah. (Foto: Foto: Haramain Info)
Ilustrasi Salat di Mekkah. (Foto: Foto: Haramain Info)

RM.id  Rakyat Merdeka - Seperti di Indonesia, Pemerintah Arab Saudi mulai melonggarkan sejumlah aturan setelah kasus Corona makin terkendali. Salah satunya, mencabut larangan Salat berjarak, di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Dengan keputusan tersebut, salat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi sudah bisa merapatkan saf dan terisi dengan kapasitas penuh. Alhamdulillah.

Keputusan tersebut disampaikan Kementerian Dalam Negeri Saudi seperti dilaporkan kantor berita resmi Saudi, Saudi Press Agency (SPA), kemarin. Hanya saja, kebijakan tersebut ditujukan kepada jemaah yang telah menerima dua dosis vaksin Covid-19, sambil mengenakan masker dan menggunakan aplikasi pelacakan Umroh.

Berita Terkait : Kondisi Jagung Basah, Peternak Ayam Blitar Ogah Pakai

Kementerian juga akan mencabut peraturan jarak sosial di tempat-tempat umum, transportasi, restoran, dan bioskop. Berbagai pertemuan telepon seperti resepsi pernikahan pun akan diizinkan kembali dengan kapasitas penuh.

“Pemakaian masker di ruang terbuka tidak lagi wajib untuk orang yang telah divaksinasi penuh. Namun, anggota masyarakat tetap harus memakai masker di ruang tertutup dan area yang tidak dipantau oleh aplikasi pelacakan Tawakkalna,” tulis keterangan Kementerian Dalam Negeri.

Berita Terkait : Ternyata, Banyak Negara Yang Masih Ngucilin Kita

Kementerian mengatakan, aturan itu dapat berubah tergantung pada perkembangan pandemi. Saat ini, kasus Corona Saudi memang sudah terjun drastis. Tingkat vaksinasi pun telah meningkat setelah pemberlakuan wajib vaksin untuk memasuki tempat-tempat tertentu. Sekitar 67 persen populasi Saudi telah mendapat dua dosis vaksin Covid-19.

Lalu bagaimana perkembangan umroh jemaah asal Indonesia? Awal pekan lalu, Saudi sudah memberikan lampu hijau bagi umat Islam Indonesia untuk berangkat ke Tanah Suci. Kabar tersebut disampaikan Saudi melalui Nota Diplomatik yang dikirimkan ke Kementerian Luar Negeri.

Berita Terkait : Bersihkan Barang Di Rumah Secara Berkala Ya...

Namun, kapan pastinya calon jemaah umroh bisa berangkat, masih menunggu persiapan Saudi. Saat ini, teknis pelaksanaan umroh masih dibahas oleh tiga kementerian yaitu, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Agama, dan Kementerian Kesehatan.
 Selanjutnya