BREAKING NEWS
 

Mengingat Kembali Ide & Aksi Imam Khomeini (3)

Pentingnya Persatuan Umat Islam Menurut Imam Khomeini (RA)

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Kamis, 6 Juni 2024 14:45 WIB
Pemimpin Besar Iran, Ayatollah Sayyid Ruhollah Musavi Khomeini. [Wikimedia Commons]

 Sebelumnya 
Karakteristik Persatuan dalam Pemikiran Imam Khomeini

Strategi persatuan dalam pemikiran Imam bukan hanya slogan atau cita-cita emosional, tetapi juga mencakup seperangkat prinsip dan komponen praktis, beberapa di antaranya yang paling penting disebutkan di bawah ini:

Penekanan pada Kemurnian Sifat Alamiah Manusia:

Baca juga : Mengapa Meninjau Kembali Pemikiran Imam Khomeini Penting?

Imam Khomeini (RA) percaya bahwa fitrah manusia yang sempurna dan murni adalah dasar dari persatuan sejati di antara manusia. Dengan menekankan kesamaan bawaan manusia, seperti keinginan untuk kesempurnaan absolut, martabat, keadilan, kebebasan, keamanan, dan kebahagiaan, beliau percaya bahwa manusia dapat mencapai kesatuan yang stabil dan komprehensif dengan berfokus pada sifat bawaan mereka yang sama.

Komprehensifitas:

Strategi persatuan dalam pemikiran Imam Khomeini bersifat komprehensif dalam arti mencakup semua tingkatan masyarakat manusia. Beliau menganggap persatuan di berbagai tingkatan, termasuk persatuan antara umat Islam, persatuan antara para pemeluk agama-agama samawi, dan persatuan antara seluruh umat manusia, sebagai sesuatu yang penting.

Baca juga : Pesan Ayatollah Sayyid Ali Khamenei

Penekanan pada Kesamaan:

Adsense

Salah satu strategi penting Imam Khomeini (RA) untuk mewujudkan persatuan adalah dengan menekankan kesamaan di antara orang-orang dan masyarakat yang berbeda. Beliau percaya bahwa terlepas dari keragaman dan banyaknya budaya, agama, dan kepercayaan, manusia memiliki banyak kesamaan dalam sifat bawaannya, dan oleh karena itu, dengan berfokus pada kesamaan-kesamaan ini dan menghindari perbedaan-perbedaan, dasar-dasar yang diperlukan untuk persatuan dan solidaritas akan tercapai.

Melawan Penindasan:

Baca juga : Pena Mas Ganjar Adakan Seminar Parenting Dalam Membentuk Karakter Anak

Pendiri Revolusi Islam (RA) menganggap persatuan sebagai perlawanan yang kuat terhadap penindasan. Beliau percaya bahwa persatuan sejati terbentuk ketika orang-orang bersatu melawan penindasan oleh para perampok, penguasa yang menindas, dan kekuatan-kekuatan arogan global, serta berjuang dan berdiri untuk menyingkirkannya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense