BREAKING NEWS
 

PM Jepang Fumio Kishida Segera Lepas Jabatan Bos Partai, Tak Ikut Pemilu LDP

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Rabu, 14 Agustus 2024 11:41 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida mengumumkan keputusannya untuk  mundur dari jabatannya sebagai bos Partai Demokrat Liberal (LDP) yang saat ini berkuasa, pada September mendatang. Dia tidak mencalonkan diri dalam pemilihan pimpinan Partai Demokrat Liberal yang berkuasa bulan depan. Ini berarti, Jepang akan segera memiliki perdana menteri baru.

"Dalam pemilihan presiden mendatang, penting untuk menunjukkan kepada masyarakat, bahwa Partai Demokrat Liberal akan berubah. Untuk itu, diperlukan pemilihan yang transparan dan terbuka, serta debat yang bebas dan terbuka," kata Kishida dalam konferensi pers, seperti dikutip NHK, Rabu (14/8/2024).

"Langkah pertama yang mudah dipahami, yang menunjukkan bahwa LDP akan berubah adalah pengunduran diri saya,”tegasnya.

Kishida memaparkan, pemerintahannya telah mempromosikan kenaikan upah dan investasi untuk mengakhiri deflasi selama 30 tahun. Serta mengubah kebijakan energi untuk mengatasi peningkatan permintaan listrik yang signifikan.

Politisi berusia 57 tahun itu menyebut, di bawah kepemimpinannya, pemerintah Jepang menerapkan langkah berskala besar untuk mengatasi penurunan angka kelahiran, dan memperkuat kemampuan pertahanan secara signifikan.

Tak hanya sukses menjadi tuan rumah KTT G7 Hiroshima dengan basis hubungan Jepang-AS yang kuat, Jepang juga berhasil memimpin diskusi menuju kerja sama dalam komunitas internasional yang semakin terpecah, serta melakukan diplomasi multifaset.

Baca juga : Mega Belum Tentu Rela Lepaskan Jabatan Ketum

“Saya bangga, pemerintahan saya mampu menghasilkan prestasi besar seperti itu,” ujarnya.

Pengunduran diri ini disampaikan Kishida, menyusul skandal pendanaan politik yang melibatkan faksi-faksi dalam LDP.

Sejauh ini, Kishida telah berupaya mendapatkan kembali kepercayaan publik terhadap politik, dengan jalan mereformasi partai. Dia mengupayakan pembubaran faksi-faksinya dan menghukum anggota parlemen yang terkait skandal tersebut.

Di samping itu, Kishida juga merevisi undang-undang pengendalian dana politik. Namun, upaya reformasi itu tidak dapat membendung kritik publik yang berkembang terhadap pemerintah.

Adsense

Jajak pendapat terkini menunjukkan, approval rating Kabinet Kishida anjlok.

Sekarang ini, muncul kekhawatiran yang meningkat di dalam internal LDP, bahwa partai tersebut akan kesulitan dalam pemilihan Majelis Rendah berikutnya.

Baca juga : Menag Lepas Keberangkatan Kloter Pertama Jemaah Haji, Ini Pesannya

Kishida memangku jabatan perdana menteri pada Oktober 2021. Dia akan menjadi Perdana Menteri terlama kedelapan di Jepang pasca perang.

Sudah Dibujuk

Anggota senior LDP disebut telah berulang kali membujuk Kishida, agar mau mencalonkan diri di pemilu mendatang. Sebab menurutnya, pengunduran diri Kishida di tengah banyaknya masalah yang belum terselesaikan, adalah langkah yang tidak bertanggung jawab.

Sementara Kepala Urusan Parlemen dari Partai Demokrat Konstitusional Azumi Jun mengaku terkejut dengan keputusan Kishida.

"Sepertinya, Perdana Menteri memutuskan mundur karena tidak dapat memperoleh pengertian publik, terkait skandal pendanaan politik. Lanskap politik di Jepang sekarang ini penuh ketidakpastian," ujar Azumi Jun.

Sebetulnya Mau 

Melansir Kyodo, terlepas dari ketidakpopulerannya, Kishida sangat ingin mencalonkan diri kembali di Pemilu LDP.

"Namun, dia memutuskan mundur karena mengkhawatirkan nasib LDP dalam pemilihan umum berikutnya," ujar seorang pakar politik. 

Bursa Pemilu LDP

Baca juga : Senang Solo Karier, Anies Tak Tertarik Bikin Partai

Mantan Menteri Pertahanan Shigeru Ishiba, yang populer di kalangan masyarakat, telah menyatakan niatnya untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden LDP.

Ishiba sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal LDP, tokoh nomor 2 dalam partai berkuasa.

Menteri Digital Taro Kono, seorang pembuat undang-undang yang berpikiran reformasi dan paham media sosial, disebut telah memberi tahu Wakil Presiden LDP yang juga eks PM Jepang Taro Aso, bahwa dia tertarik meramaikan bursa calon pemimpin LDP.

Sekretaris Jenderal LDP Toshimitu Motegi, Menteri Keamanan Ekonomi Sanae Takaichi, mantan Menteri Lingkungan Hidup Shinjiro Koizumi, dan mantan Menteri Keamanan Ekonomi Takayuki Kobayashi juga masuk dalam daftar nama yang akan ikut kontestasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense