BREAKING NEWS
 

Dubes Indonesia Untuk Filipina Agus Widjojo Sambut Kedatangan KRI Bima Suci Di Manila

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Kamis, 17 Oktober 2024 07:18 WIB
Dubes Agus Widjojo (berpeci) menerima kenang-kenangan dari Laksamana Muda TNI Hersan, Panglima Komando Armada III KRI Bima Suci yang berlabuh di Manila, Filipina, Selasa (15/10/2024). (Foto: Dok. Dispen Koardama III)

RM.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Filipina Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo menyambut kedatangan KRI Bima Suci yang membawa Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) peserta latihan praktik Kartika Jala Krida (KJK) di Manila, Filipina, Selasa (15/10/2024).

Kapal latih layar tiang tinggi KRI Bima Suci dijadwalkan sandar sampai 18 Oktober 2024. Para Taruna AAL yang tergabung dalam misi pelayaran itu ikut memeriahkan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Filipina dengan menggelar kirab budaya di pusat Kota Makati, Rabu (16/10/2024).

Dalam kirab itu, Taruna AAL menampilkan pertunjukan atraksi drum band dan pakaian adat khas berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga : Indonesia Vs Bahrain 2-2, Wasit Ngawur Buyarkan Kemenangan Garuda

Menurut Dubes Agus, KRI Bima Suci berperan penting mendukung misi diplomatik Indonesia karena dikenal sebagai Duta Besar Muhibah dan mempromosikan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional.

“KRI Bima Suci menjadi alat strategis untuk mempererat persahabatan Indonesia dengan negara lain,” terang Dubes Agus.

Adsense

KRI Bima Suci mengangkut 98 awam KRI dan 95 taruna AAL serta staf latihan, melakukan port visit ke Manila, setelah berlayar sejak Agustus 2024 dari Jakarta ke Sihanoukville (Kamboja), Hai Phong (Vietnam), Shanghai (China), Busan (Korea Selatan), Vladivostok (Rusia) dan Yokosuka (Jepang).

Baca juga : Dubes RI Untuk Kamboja Santo Darmosumarto Lirik Potensi Perdagangan Di Kawasan Mekong

Dalam kunjungan itu, Dubes Agus memberikan pembekalan seputar tentara yang profesional kepada para Taruna di ruang kelas di KRI Bima Suci. Pembekalan berlangsung selama 1,5 jam.

Menurut Dubes Agus, militer profesional tidak mempertanyakan kenapa harus bertugas. Seorang prajurit yang profesional juga tidak akan berupaya mempengaruhi keputusan politik, karena tugas prajurit adalah melaksanakan perintah.

“Perwira profesional domainnya adalah laksanakan, laksanakan, laksanakan!” tegas Agus seraya mengutip penggalan puisi penyair Inggris Alfred Tennyson yang berjudul The Charge of the Light Brigade.

Baca juga : Dubes RI Untuk Yunani Bebeb AKN Djundjunan Rayakan Persahabatan Lewat Pameran Karya Seni

Potongan puisi itu adalah “Jangan tanyakan kenapa saya harus bertugas. Jangan tanyakan kenapa tugas ini harus saya lakukan. Tetapi, laksanakan atau mati dalam melaksanakan tugas.”

Mantan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) itu mengatakan, kehormatan prajurit hanya satu, yaitu dimakamkan di bawah bendera Merah Putih. Karena itu, dia menekankan kepada seluruh peserta tidak mengejar kehormatan di luar domain kehormatan militer.

Dalam acara pembekalan tersebut, hadir juga Panglima Komando Armada III Laksamana Muda TNI Hersan, Atase Pertahanan Kedubes Indonesia di Filipina Kolonel Laut Bambang Wijonarko, Komandan KRI Bima Suci Letkol Laut Hastaria Dwi Prakoso dan Perwira Pelaksana Latihan Satuan Tugas KJK 2024 Mayor Laut Hanafi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense