Sebelumnya
Direktur Pelindungan WNI Kemlu Judha Nugraha mengatakan, kondisi Suriah masih sangat dinamis. Israel masih terus melancarkan serangan ke Suriah.
“Mempertimbangkan hal tersebut, status Siaga Satu di seluruh Suriah yang telah ditetapkan sejak 7 Desember 2024 tetap dipertahankan hingga saat ini,” kata Judha pada wartawan di Kantor Kemlu, Jakarta, Senin (16/12/2024).
Berdasarkan catatan Kemlu, ada 1.162 WNI yang berdomisili di Suriah. Sebanyak 65 di antaranya telah kembali ke Tanah Air, lewat evakuasi dua gelombang yang dilakukan Kemlu pada tanggal 12 Desember 2024 dan 15 Desember 2024.
Baca juga : Pura-pura Nagih Utang Dan Potong Anggaran
Kemlu berencana kembali memfasilitasi 84 WNI lainnya dalam satu penerbangan ke Tanah Air. Puluhan WNI tersebut adalah mereka yang sudah mendaftar dan setuju untuk kembali ke Tanah Air. Judha tidak menampik ada WNI yang menolak untuk kembali ke Indonesia.
“Dalam kesempatan ini, kami mengimbau kepada masyarakat terutama WNI yang berada di Suriah, untuk wegera melakukan evakuasi,” kata Judha.
Beberapa WNI yang menolak evakuasi adalah para mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Suriah. Kebanyakan WNI yang menolak evakuasi karena melihat situasi di wilayahnya masih cukup aman.
Baca juga : Yuki Kato, Kesal Ditanya Kapan Nikah
Ia menambahkan, kemungkinan jumlah WNI yang ada di Suriah lebih dari yang tercatat di Imigrasi wilayah itu. Kebanyakan dari WNI bekerja di sektor domestik. Pihaknya juga memastikan, WNI yang bekerja di wilayah itu ilegal. Sebab, Suriah bukan negara penempatan pekerja migran di sektor domestik.
“Jadi datanya tidak ada di pusat data Kementerian Ketenagakerjaan maupun Badan Pelindungan Ketenagakerjaan,” ujarnya.
Judha juga khawatir adanya WNI yang terkendala komunikasi, karena tinggal dengan majikan. Oleh karena itu, ia meminta keluarga di Indonesia segera melapor ke nomor hotline KBRI Damaskus, +963-954-444-810, +963-983-493-246, atau +963-983-480-264, jika ada WNI yang terkendala di Suriah. Ia memastikan, KBRI Damaskus masih beroperasi untuk memberikan perlindungan WNI. LDU
Baca juga : Gubernur Dipilih DPRD, Mayoritas DPR Bisa Setuju
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 14, edisi Selasa, 17 Desember 2024 dengan judul "Pertahankan Status Siaga, RI Ogah Buru-buru Akui Pemerintah Baru Suriah"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.