BREAKING NEWS
 

Israel Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata

Hamas Tunda Bebaskan Sandera, Trump Frustrasi

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 12 Februari 2025 04:41 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Oval Office Gedung Putih, di Washington, Amerika Serikat, Kamis (30/1/2025). (Foto AP/Evan Vucci)

 Sebelumnya 
Merespons Hamas, Trump memberi ultimatum untuk membebaskan seluruh sandera paling lambat Sabtu (15/2/2025) pukul 12 siang waktu setempat.

Adsense

Dalam sesi diskusi dengan wartawan di Gedung Putih, Washington DC, AS, Senin (10/2/2024), Trump mengungkapkan rasa frustrasinya atas keinginan Hamas menangguhkan pembebasan sandera.

Baca juga : PM Israel: Negosiasi Gencatan Senjata Gaza Jilid 2 Dimulai 3 Februari

Trump mengancam akan keluar dari kesepakatan gencatan senjata dan membiarkan Gaza kembali menjadi neraka di dunia.

“Jika semua sandera tidak dibebaskan pada Sabtu nanti pukul 12 siang, saya akan angkat tangan. Biarkan saja jadi neraka lagi,” tegas Trump dikutip Reuters, Selasa (11/2/2025).

Baca juga : Prabowo & Raja Malaysia Harap Gencatan Senjata Wujudkan Perdamaian Abadi

Trump meminta para sandera dibebaskan semuanya tanpa dibagibagi. Trump juga mengatakan akan menahan bantuan ke Yordania dan Mesir jika mereka tidak menerima pengungsi Palestina yang direlokasi dari Gaza.

Presiden AS ke-47 itu membahas hal ini dengan Raja Yordania Abdullah pada Selasa (11/2/2025) waktu setempat. Selain itu, Trump menegaskan, warga Palestina dilarang pulang ke Jalur Gaza selama pembangunan kembali wilayah tersebut.

Baca juga : Sandera Dibebaskan, Warga Gaza Berpelukan Dan Menangis

“Saya sedang berbicara tentang membangun tempat permanen untuk mereka,” ujarnya, dalam kutipan wawancara dengan Bret Baier dari Fox News.

Menurut Trump, dibutuhkan waktu bertahun-tahun agar Gaza dapat dihuni kembali.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense