BREAKING NEWS
 

Israel Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata

Hamas Tunda Bebaskan Sandera, Trump Frustrasi

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Rabu, 12 Februari 2025 04:41 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Oval Office Gedung Putih, di Washington, Amerika Serikat, Kamis (30/1/2025). (Foto AP/Evan Vucci)

 Sebelumnya 
Seperti diketahui, pada 4 Februari lalu usai pertemuan dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu di Washington, Trump mengusulkan merelokasi 2,2 juta warga Palestina di Gaza. AS akan mengambil alih wilayah kantong tepi laut tersebut dan mengembangkannya menjadi “Riviera Timur Tengah.”

Baca juga : PM Israel: Negosiasi Gencatan Senjata Gaza Jilid 2 Dimulai 3 Februari

“Saya akan memiliki wilayah Gaza. Anggap saja ini sebagai pengembangan real estate masa depan. Ini akan menjadi sebidang tanah yang indah. Tidak perlu mengeluarkan banyak uang,” pungkas Trump.

Baca juga : Prabowo & Raja Malaysia Harap Gencatan Senjata Wujudkan Perdamaian Abadi

Usulan Trump mengenai pemindahan warga Palestina telah berulang kali ditolak penduduk Gaza dan negara-negara Arab. Bahkan, ide Trump dicap para pembela Hak Asasi Manusia (HAM) dan PBB sebagai upaya pembersihan etnis.

Baca juga : Sandera Dibebaskan, Warga Gaza Berpelukan Dan Menangis

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang memuji usulan tersebut, menyarankan warga Palestina dipindahkan dan dapat kembali setelah wilayah tersebut diperbaiki

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense