BREAKING NEWS
 

Imbas Kebijakan Imigrasi Trump, Dua WNI Ditangkap di Los Angeles

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : UJANG SUNDA
Kamis, 12 Juni 2025 16:23 WIB
Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha. (Foto: Laras/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Imbas dari kebijakan imigrasi yang diberlakukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dua Warga Negara Indonesia (WNI) dilaporkan ditangkap dalam operasi yang dilakukan Immigration and Customs Enforcement/ICE, di Los Angeles (LA), Amerika Serikat (AS). Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Judha Nugraha mengatakan, dua WNI tersebut berinisial IRS dan CT.

"IRS dan CT ditangkap di rumah ketika operasi dilakukan secara targeted," kata Judha, di Kantor Kemlu, Jakarta, Kamis (12/6/2025). 

Dia menegaskan, penangkapan kedua WNI itu terkait dugaan pelanggaran keimigrasian, bukan karena keterlibatan dalam kerusuhan di LA. Namun, salah satu dari dua WNI itu diketahui memiliki catatan kriminal.

Baca juga : Gubernur California Gugat Kebijakan Trump Kerahkan Militer Di Los Angeles

Judha melanjutkan, Konsulat Jenderal RI (KJRI) di LA sudah menghubungi pihak keluargà terkait penangkapan tersebut. Perwakilan RI akan memastikan kedua WNI tersebut mendapatkan pendampingan pengacara.

Kemlu juga terus mengupayakan akses kekonsuleran untuk bisa bertemu dengan kedua WNI tersebut. Sesuai dengan konvensi WINA 1963 mengenai hubungan kekonsuleran,,akses kekonsuleran wajib diberikan jika warga yang tersandung hukum tersebut memberikan akses.

Adsense

"Ada kasus memang, WNI kita dengan alasan tertentu tidak ingin dihubungi perwakilan RI. Tentu kita menghargai hal tersebut. Namun kita tetap monitor dari jauh bahwa hak-haknya sudah terpenuhi, termasuk hak untuk mendapatkan pendampingan pengajar," lanjutnya.

Baca juga : Blusukan ke IKN, Gibran Minta Beringin Ditanam di Istana Wapres

Otoritas federal imigrasi AS melakukan operasi penegakan hukum keimigrasian di wilayah Los Angeles pada 6 Juni 2025. Operasi ini menimbulkan reaksi dari masyarakat. Demonstrasi yang awalnya damai, berubah menjadi kericuhan.

"Kami juga memantau bahwa demonstrasi bukan hanya terjadi di wilayah LA, namun juga terjadi di beberapa negara bagian yang lain seperti San Francisco, New York, Chicago, Minnesota, dan lain sebagainya," ujarnya. 

Judha mengatakan, tidak ada WNI yang menjadi korban dari kerusuhan yang terjadi selama proses demonstrasi. Komunikasi intens dilakukan perwakilan RI dengan simpul-simpul masyarakat Indonesia yang ada di Negeri Paman Sam, khususnya di LA.

Baca juga : Hadapi Era Kebijakan Tarif Trump, Peluang dan Tantangan Bisnis Indonesia

Kemlu menyampaikan imbauan kepada seluruh WNI yang ada di AS untuk terus meningkatkan keamanan, menghindari lokasi-lokasi kerumunan massa dan juga titik-titik demonstrasi. Judha mengatakan, bagi WNI yang terdampak dapat segera menghubungi perwakilan RI terdekat. 

"Bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke AS, kami mengimbau agar visa yang valid, sesuai dengan peruntukannya dan mengantisipasi proses pemeriksaan imigrasi yang jauh lebih ketat saat ketibaan di AS," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense