Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Paus Leo XIV Diselamatin Putin, Trump Hingga Faksi Hamas Palestina
Jumat, 9 Mei 2025 17:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kardinal Robert Prevost terpilih sebagai Paus baru dan mengambil nama Leo XIV, Kamis (8/5/2025). Paus berusia 69 tahun itu menjadi Paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat (AS) dalam sejarah Gereja Katolik.
Para pemimpin dunia menyambut terpilihnya Paus Leo dengan ucapan selamat dan harapan dari para pemimpin dunia. Mulai dari Presiden AS Donald Trump, Presiden Rusia Vladimir Putin, bahkan kelompok Hamas di Palestina.
Trump menyebut terpilihnya Paus Leo sebagai kehormatan besar bagi negaranya. Sebab pemimpin tertinggi umat Katolik di dunia saat ini berasal dari Chicago, AS.
"Sungguh menggembirakan, dan merupakan kehormatan besar bagi negara kita. Saya berharap dapat bertemu dengan Paus Leo XIV. Ini akan menjadi momen yang sangat berarti!" tulisnya di X.
Suka cita juga disampaikan Wali Kota Chicago Brandon Johnson, Presiden Sekolah Teologi Katolik Chicago Suster Barbara Reid, hingga Vikar Jenderal Keuskupan Agung di Chicago Lawrence Sullivan.
Baca juga : Paus Pertama Dari AS Telah Lahir, Trump dan Mantan Presiden AS Ucapkan Selamat
"Ini adalah hari yang sangat menggembirakan bagi Chicago, bagi Amerika Serikat untuk memiliki salah satu dari kita yang terpilih sebagai paus," ujar Sullivan.
Ucapan selamat juga datang dari Rusia dan Ukraina, yang sedang berperang. Putin berharap kerja sama konstruktif dapat terjalin antara Rusia dan Vatikan. Sementara Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berharap dukungan moral dan spiritual yang berkelanjutan dari Vatikan dalam upaya perdamaian di Ukraina.
"Saya mendoakan Yang Mulia Leo XIV kebijaksanaan, inspirasi, dan kekuatan. Baik spiritual maupun fisik dalam menjalankan misi mulianya," kata Zelenskyy.
Ucapan selamat juga datang dari Kelompok Hamas di Gaza, Palestina. Saat ini, Gaza menghadapi perang dan genosida yang dilakukan Israel.
Dilansir Reuters, dalam sebuah pernyataannya, Hamas menyampaikan harapan agar Paus Leo melanjutkan jejak mendiang Paus Fransiskus dalam mendukung kaum tertindas dan menolak genosida di Gaza.
Baca juga : USAID Dibubarkan Trump, Dino Patti Djalal: Terima Kasih Atas Segalanya
"Kami mendoakan keberhasilannya dalam memenuhi misi spiritual dan kemanusiaannya di tengah tragedi dan bencana yang menimpa dunia saat ini. Terutama, di antaranya agresi brutal Zionis yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza," tulisnya.
Sementara Presiden Israel Isaac Herzog, berharap dapat melanjutkan hubungan antara Israel dan Tahta Suci Vatikan. Serta, memperkuat persahabatan antara orang Yahudi dan Kristen di seluruh dunia.
"Semoga kepausan Anda menjadi salah satu upaya membangun jembatan dan pemahaman antara semua agama dan bangsa. Semoga kita melihat kembalinya para sandera yang masih ditawan di Gaza dengan segera dan aman, dan era perdamaian baru di wilayah kita dan di seluruh dunia," kata Herzog.
Ucapan juga datang dari Presiden Taiwan Lai Ching-Te. Ia menyatakan harapan untuk kerja sama lebih erat dengan Vatikan dalam isu perdamaian, kebebasan beragama, dan solidaritas.
"Taiwan akan terus mempromosikan berbagai pertukaran dan kerja sama dengan Tahta Suci, untuk lebih memperkuat hubungan bilateral, dan untuk memberikan lebih banyak kontribusi kepada dunia bersama dengan Tahta Suci," ujarnya.
Baca juga : 4 Resep AHY Hadapi Tarif Trump: Penting Ubah Krisis Jadi Peluang
Sementara pemimpin dari Inggris, Italia, Yunani, Prancis, dan Brasil menekankan harapan besar terhadap Paus Leo XIV dalam memajukan dialog antaragama, keadilan sosial, dan perdamaian global.
Dilansir New York Post, Paus Leo sebelumnya menjabat sebagai Uskup Agung Piura di Peru yang memiliki kewarganegaraan ganda AS dan Peru. Ia dikenal karena pendekatan pastoralnya yang inklusif dan perhatian terhadap kaum marginal.
Dalam pidato pertamanya di Basilika Santo Petrus, Paus Leo XIV menekankan pentingnya perdamaian, persatuan, dan inklusivitas. Tak lupa, ia berterima kasih kepada Paus Fransiskus atas kepemimpinannya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya