RM.id Rakyat Merdeka - Data Komisi Kesehatan Nasional menyebut, hingga Sabtu (22/2), sudah 2.442 orang di seluruh China daratan meninggal karena virus corona.
China melaporkan kenaikan jumlah kasus baru warga tertular virus COVID-19 itu, Minggu (23/2), namun jumlah baru infeksi dan kematian di pusat wabah, Provinsi Hubei, terus menurun. Begitu menurut sumber Reuters.
Baca juga : Italia Umumkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona
Secara keseluruhan, di China muncul 648 kasus baru pada Sabtu. Angka itu merupakan penurunan dari sehari sebelumnya, yakni 397 kasus.
Dengan kasus baru tersebut, jumlah orang yang mengidap COVID-19 di China menjadi 76.936 orang.
Baca juga : Korea Selatan Catat 2 Tewas, Ini Dua Kota Zona Karantina Virus Corona
Jumlah kematian di seluruh negeri naik sebanyak 97 orang sehingga total 2.442 orang dan hanya satu kematian terjadi di luar Hubei.
Sebanyak 82 dari 96 kematian di Hubei tercatat di Ibu Kota Provinsi, Wuhan. Kota itu sudah dikunci selama beberapa pekan dalam upaya mencegah penyebaran virus tersebut. [WHY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.