BREAKING NEWS
 

Di Forum Conference on Indonesian Foreign Policy 2025

Dino Patti Djalal: Dunia Memasuki Next World Order

Reporter : LARASATI DYAH UTAMI
Editor : MUHAMMAD RUSMADI
Sabtu, 29 November 2025 17:57 WIB
Founder dan Chairman FPCI, Dino Patti Djalal (kanan) membuka forum Conference on Indonesian Foreign Policy (CIFP) 2025 di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Sabtu (29/11/2025). [Foto: Laras/RM.id]

 Sebelumnya 
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri itu menilai bahwa tantangan utama Indonesia bukanlah ancaman eksternal, melainkan manajemen kebijakan luar negeri di dalam negeri.

Dino menekankan bahwa diplomasi Indonesia harus kuat secara intelektual, berani mengambil posisi, dan berani mengambil risiko demi dunia yang lebih baik. Dino juga menilai Indonesia telah membangun modal diplomatik besar setelah rangkaian lawatan Presiden Prabowo Subianto ke sejumlah negara, seperti Prancis, Turki, Rusia, China, Brasil, Afrika Selatan, Yordania, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, India, Jerman, dan negara-negara lainnya. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan aset luar biasa bagi Indonesia dalam membangun koalisi untuk membentuk tatanan dunia berikutnya.

Baca juga : BCA Data Conference 2025 Dorong Pemanfaatan AI Dalam Dunia Bisnis

"Pemerintahan Prabowo harus memutuskan apa peran khusus yang ingin diperjuangkan Indonesia dalam tatanan dunia baru itu. Kita tidak bisa memperbaiki semuanya sekaligus. Dan harus diputuskan koalisi apa yang ingin dibangun," ujar Dino.

Di akhir sambutannya, Dino mengajak para pemuda untuk turut membawa perubahan positif dalam Next World Order. Ia menegaskan bahwa cara terbaik memprediksi masa depan adalah dengan menciptakannya. Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk melatih kepemimpinan dan terlibat dalam kegiatan sukarela.

Baca juga : Dubes Belanda Marc Gerritsen Doakan Timnas Indonesia Unjuk Gigi Di Piala Dunia

"Di FPCI kita punya ungkapan aneh: kindness is power. Kebaikan adalah kekuatan. Kebaikan kepada tetangga, teman kerja, keluarga, komunitas, bangsa lain, kepada yang tertindas jauh di sana. Kebaikan dan kepedulian adalah kekuatan," pungkasnya. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense