RM.id Rakyat Merdeka - Kane Tanaka, nenek asal Jepang berusia 116 tahun yang hobi main Othello, dinobatkan sebagai orang tertua di dubia versi Guiness World Records. Penobatan tersebut dilakukan secara langsung di kediaman Tanaka di wilayah Fukuoka, Barat Daya Jepang, dan dihadiri oleh segenap keluarga dan kerabat.
Tanaka yang dilahirkan pada 2 Januari 1903 adalah anak ketujuh dari delapan bersaudara. Ia menikah dengan Hideo Tanaka pada 1922, dan dikaruniai 4 anak dan 1 anak adopsi.
Baca juga : Mbah Moen: Yang Bersama Saya Sekarang Pak Jokowi
Setiap pagi, Tanaka bangun pukul 6 pagi. Setelah itu, biasanya ia langsung mengutak-atik soal matematika.
Orang tertua di dunia sebelumnya juga seorang wanita Jepang. Namanya, Chiyo Miyako yang wafat pada Juli 2018, di usia 116 tahun.
Baca juga : Perkawinan Anak Kerap Terjadi Karena Hamil Duluan
Sebelum Miyako, orang tertua di dunia juga berasal dari negeri Sakura. Usia harapan hidup di Jepang, memang tergolong tinggi. Rata-rata mencapai lebih dari 80 tahun. Meski saat ini banyak terjadi perubahan pola makan, yang kerap berujung pada obesitas, namun hal itu sedikit sekali terjadi di Jepang. Sebab, umumnya mereka mengkonsumsi ikan, nasi, sayuran, dan makanan berkadar lemak rendah.
Apakah Tanaka kelak akan mencapai usia 122 tahun, seperti wanita asal Prancis Jeanne Louise Calment yang juga memecahkan rekor Guiness World Records? Kita lihat saja nanti.
Baca juga : Mahathir: Tak Ada Yang Berhak Pecah Yerusalem
Lalu, siapakah pria tertua di dunia? Untuk yang satu itu, kini masih berada dalam tahap investigasi. Sebelumnya, pria asal Hokkaido, Jepang yang meninggal dunia pada 113 tahun tercatat sebagai orang tertua sejagat. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.