BREAKING NEWS
 

Mau Donald Trump Atau Joe Biden Yang Menang

Tenang Aja, Indonesia Tetap Penting Buat Amerika

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MUHAMMAD RUSMADI
Sabtu, 10 Oktober 2020 03:54 WIB
Presiden AS Donald Trump (kedua dari kanan) berfoto bersama Presiden Joko Widodo. [Foto: Kesekretariatan Presiden]

 Sebelumnya 
Sayangnya, sekitar 38 juta penyandang disabilitas terancam kehilangan hak suara dalam pilpres saat pandemi sekarang. Bukan saja lantaran tidak ada akses, namun juga kondisi difabel yang rentan terinfeksi membatasi mereka ke TPS.

Menurut penelitian Rutgers University, terdapat sekitar 21,3 persen penyandang disabilitas dengan keterbatasan mobilitas, 13,1 persen dengan keterbatasan gerak, 11,6 persen difabel dengan keterbatasan pendengaran, serta 7 persen difabel dengan keterbatasan penglihatan.

Baca juga : Calon Wali Kota Menang Telak Setelah Meninggal

"Bahkan jika ada halangan yang kecil saja, dapat mempengaruhi dan mengubah pelaksanaan pemilihan umum. Padahal demokrasi terwujud bila semua orang memiliki akses berpartisipasi dalam pemungutan suara," ujar Lisa Chur, Profesor dari Rutgers University yang melakukan penelitian, seperti dikutip dari New York Times.

Salah satu contoh halangan dan kerentanan ke tempat pemungutan suara saat pandemi Covid-19 ini dialami penyandang disabilitas fisik, Seryl Grossman. Perempuan 44 tahun, warga Maryland, Amerika Serikat ini memiliki bloom syndrome, yang melemahkan imunitas tubuh dan menyebabkan ia tidak dapat bergerak. Kondisi ini otomatis membuat Seryl tak bisa pergi ke tempat pemungutan suara.

Baca juga : Balitbangtan Kembangkan Inovasi Teknologi Dan Varietas Unggul Buah Tropika

Untuk mengakomodasi kebutuhan dan akses Seryl Grossman, pemerintah setempat menjemput bola dengan datang ke kediamannya di Baltimore. "Tapi menurut saya, cara ini tidak menjamin independensi suara yang saya berikan," ujar Seryl, yang juga anggota Jewish Disability Advocacy ini.

Lain lagi kondisi yang Joanne Wolf (64), penyandang Cerebral Palsy. Dalam pemilu beberapa waktu lalu, dia pernah menggunakan hak pilih melalui layanan petugas yang datang ke rumah. Sayangnya, ketika sampai di tempat penghitungan suara, surat suara Wolf rusak sehingga dinyatakan tidak sah. Joanne Wolf khawatir peristiwa itu terulang kembali, sehingga sia-sia memilih pasangan calon tertentu dalam pemilu.

Baca juga : Mentan Syahrul Dorong Kabupaten Malang Jadi Penghasil Bibit Alpukat Berkualitas

Halangan dalam menyampaikan hak suara semakin bertambah jika panitia pemungutan suara melakukan pelanggaran terhadap American Disability Act (ADA). Kasus yang paling sering terjadi adalah, pembatasan akses ke tempat pemungutan suara dengan alasan menjaga keamanan. Beberapa jenis pelanggaran yang tercatat oleh Rutgers adalah pemasangan batas pagar yang menghalangi pengguna kursi roda masuk ke TPS.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense