Sebelumnya
"Kami jarang mengajarkan sejarah tentang para wanita itu. Tetapi faktanya, sebagai warga Amerika, kita semua berdiri di atas bahu mereka," tutur Harris saat dinominasikan menjadi Kandidat Wakil Presiden di Pilpres AS 2020, pada Agustus silam.
Namun, fakta sejarah itu tampaknya melekat erat pada Sara Twyman, wanita kulit hitam berusia 35 tahun, yang menyaksikan kampanye Harris di Las Vegas.
Baca juga : SBY Beri Pesan Moral Untuk Presiden Macron
Kala itu, ia tampak mengenakan kaos yang menampilkan nama Sang Senator bersama Chisholm. "Sudah saatnya seorang wanita mencapai tingkat tertinggi dalam pemerintahan kita, "kata Twyman.
Terlepas dari kegembiraan itu, Harris dan Biden menghadapi tantangan yang berat di masa kepemimpinannya. Termasuk soal ketegangan rasial di AS yang makin dalam, di tengah pandemi yang telah memakan korban tak proporsional pada orang kulit berwarna. Serta serangkaian pembunuhan polisi terhadap orang kulit hitam Amerika.
Baca juga : Layanan Baru Prodia, Perawatan Kulit Dan Rambut Sesuai DNA
Pekerjaan Harris di masa lalu sebagai jaksa penuntut, telah memicu skeptisisme di antara kaum progresif dan pemilih muda yang menginginkannya untuk mendukung perubahan kelembagaan atas reformasi tambahan dalam kepolisian, kebijakan narkoba, dan lainnya.
Harris lahir di Oackland, California pada 20 Oktober 1964 dari kedua orangtua yang aktif dalam gerakan hak-hak sipil: Shyamala Gopalan asal India, dan Donald Harris asal Jamaika. Ayah ibunya bertemu di University of California, Berkeley, yang saat itu menjadi sarang aktivisme tahun 1960-an.
Baca juga : Selamat, George Iwan Marantika Jadi Presiden IABC
Setelah kedua orangtuanya bercerai, Harris yang mengenyam pendidikan di Howard University dan University of California, Hastings College of The Law itu dibesarkan oleh mendiang ibunya, yang menjadi sosok paling berpengaruh dalam hidup Sang Wakil Presiden wanita pertama di AS. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.