Sebelumnya
India merasa semakin terisolasi secara diplomatik dan politik serta menghadapi tekanan yang meningkat dari dunia internasional karena telah melakukan kekejaman HAM di wilayah Jammu dan Kashmir yang diduduki India secara illegal ini.
Kami ingin melihat sikap persaudaraan dari Indonesia, yang merupakan negara terbesar di kawasan ASEAN, untuk memainkan peran proaktif dan menyerukan India untuk membalikkan tindakan illegal-nya dan menghentikan penindasannya terhadap rakyat Kashmir yang tidak bersalah.
Baca juga : Pemerintah Berupaya Menjaga Ketersediaan Pangan Selama Pandemi
Apa ada pembicaraan khusus Pakistan-Indonesia dalam upaya mencari solusi atas masalah Kashmir ini? Apakah hanya antara Pakistan-Indonesia, atau mungkin India juga terlibat?
Pakistan akan menyambut baik peran proaktif Indonesia dalam menyelesaikan konflik ini. Karena Indonesia memiliki hubungan yang baik dengan Pakistan dan India, Indonesia dapat memainkan peran mediasi antara kedua negara.
Baca juga : Industri Animasi Diminta Bantu Kampanyekan Pariwisata Indonesia
Pakistan akan dengan sepenuh hati menyambut upaya seperti itu dari saudara kami, Indonesia. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, tidak perlu membuat solusi baru untuk masalah ini, itu sudah ada ---implementasi resolusi DK PBB tentang Jammu dan Kashmir dan akhir represi di wilayah Jammu dan Kashmir yang diduduki India secara illegal ini.
Pakistan, pada bagiannya, berkomitmen menyelesaikan semua sengketa dengan India termasuk Jammu dan Kashmir, melalui dialog. Kami telah berulang kali mengundang India untuk terlibat dalam proses dialog berkelanjutan yang komprehensif dan berorientasi pada hasil.
Baca juga : Naik, Manufaktur Indonesia Lampaui Vietnam Dan Thailand
Kami juga mendesak komunitas internasional untuk memainkan perannya dalam mengamankan hak penentuan nasib sendiri bagi warga Kashmir. Sementara Pakistan sepenuhnya menyambut baik peran pihak ketiga, PBB, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI-Organisation of Islamic Cooperation) dan negara-negara lain, dalam penyelesaian konflik.
Sementara India terus menunjukkan keengganannya, terlepas dari diskusi DK PBB baru-baru ini tentang masalah tersebut, yang merupakan sanggahan yang jelas atas argumen India bahwa Kashmir adalah masalah dalam negeri India sendiri. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.