Dark/Light Mode

Memperingati Hari Solidaritas Kashmir 5 Februari

Kami Menanti Peran Pro Aktif Indonesia

Sabtu, 6 Februari 2021 05:10 WIB
Duta Besar Duta Besar Republik Islam Pakistan, Muhammad Hassan di kantornya, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. (Foto : Rusma/Rakyat Merdeka/RM.id).
Duta Besar Duta Besar Republik Islam Pakistan, Muhammad Hassan di kantornya, di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. (Foto : Rusma/Rakyat Merdeka/RM.id).

 Sebelumnya 
India merasa semakin ter­isolasi secara diplomatik dan politik serta menghadapi te­kanan yang meningkat dari dunia internasional karena telah melakukan kekejaman HAM di wilayah Jammu dan Kashmir yang diduduki India secara il­legal ini.

Kami ingin melihat sikap persaudaraan dari Indonesia, yang merupakan negara terbe­sar di kawasan ASEAN, untuk memainkan peran proaktif dan menyerukan India untuk mem­balikkan tindakan illegal-nya dan menghentikan penindasan­nya terhadap rakyat Kashmir yang tidak bersalah.

Baca juga : Pemerintah Berupaya Menjaga Ketersediaan Pangan Selama Pandemi

Apa ada pembicaraan khusus Pakistan-Indonesia dalam upaya mencari solusi atas masalah Kashmir ini? Apakah hanya antara Pakistan-Indonesia, atau mungkin India juga terlibat?

Pakistan akan menyambut baik peran proaktif Indonesia dalam menyelesaikan konflik ini. Karena Indonesia memi­liki hubungan yang baik dengan Pakistan dan India, Indonesia dapat memainkan peran mediasi antara kedua negara.

Baca juga : Industri Animasi Diminta Bantu Kampanyekan Pariwisata Indonesia

Pakistan akan dengan sepenuh hati menyambut upaya seperti itu dari saudara kami, Indonesia. Seperti yang saya sebutkan sebelum­nya, tidak perlu membuat solusi baru untuk masalah ini, itu sudah ada ---implementasi resolusi DK PBB tentang Jammu dan Kashmir dan akhir represi di wilayah Jam­mu dan Kashmir yang diduduki India secara illegal ini.

Pakistan, pada bagiannya, berkomitmen menyelesaikan semua sengketa dengan India termasuk Jammu dan Kashmir, melalui dialog. Kami telah beru­lang kali mengundang India un­tuk terlibat dalam proses dialog berkelanjutan yang komprehen­sif dan berorientasi pada hasil.

Baca juga : Naik, Manufaktur Indonesia Lampaui Vietnam Dan Thailand

Kami juga mendesak komunitas internasional untuk me­mainkan perannya dalam menga­mankan hak penentuan nasib sendiri bagi warga Kashmir. Sementara Pakistan sepenuhnya menyambut baik peran pihak ketiga, PBB, Organisasi Kerja Sama Islam (OKI-Organisation of Islamic Cooperation) dan negara-negara lain, dalam pe­nyelesaian konflik.

Sementara India terus menun­jukkan keengganannya, terlepas dari diskusi DK PBB baru-baru ini tentang masalah tersebut, yang merupakan sanggahan yang jelas atas argumen India bahwa Kashmir adalah masalah dalam negeri India sendiri. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.