Sebelumnya
Untuk itu, Dong-min menyarankan agar kantor berita dapat mencari solusi bersama untuk mengatasi penyebaran berita palsu, dan melakukan verifikasi dengan cepat.
Sementara itu, perwakilan dari Kantor Berita Jepang, Kyodo, dalam laporannya menyatakan telah membentuk "D-Watch Team" pada 2012. Tim ini berfungsi memantau berita yang beredar di berbagai laman dan sosial media. Tim yang bekerja antara pukul 09.00 pagi hingga 23.00 malam tersebut, secara rutin melaporkan hasil pemantauannya pada Pusat Berita.
Baca juga : Dubes Jepang: Indonesia Makin Matang Dalam Berdemokrasi
Selain melakukan pemantauan, Kyodo, juga menggunakan sistem Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan) yang disebut “FASTALERT" untuk mendeteksi segera bencana, kecelakaan dan hal-hal penting lain dengan cara mengumpulkan data dari para saksi mata di media sosial.
Menurut Kyodo, pelaporan secara cepat dan akurat adalah kunci untuk memulihkan kepercayaan publik. Di era digital, ketika dunia siber dibanjiri oleh beragam informasi yang tidak terverifikasi, maka salah satu peran penting dari media arus utama adalah melakukan cek fakta dan menyediakan informasi yang akurat bagi pembacanya.
Baca juga : Lewat Kim Jong-Un, Trump Kirim Ucapan Ultah Untuk Pendiri Korut
OANA dibentuk di Bangkok, Thailand, pada 22 Desember 1961 atas inisiatif Badan PBB UNESCO. Saat ini, OANA beranggotakan 44 kantor berita dari 35 negara. Organisasi itu menggelar Sidang Majelis Umum setiap 3 tahun untuk memilih 13 anggota Dewan eksekutif.
Pertemuan Dewan Eksekutif dilakukan secara rutin setiap tahun, untuk berbagi pengalaman dan informasi terkait tren terbaru di bidang jurnalisme. Serta membahas langkah-langkah bersama untuk meningkatkan kualitas.
Baca juga : Kunjungi Kampung Panda
Sidang Majelis Umum OANA 2019 diselenggarakan di Seoul, Korea Selatan, pada 6-9 November mendatang. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.