BREAKING NEWS
 

Tak Ampuh Rem Penularan Covid-19

Warga Thailand Demo Tuntut Ganti Sinovac

Reporter : DIANANDA RAHMASARI
Editor : MELLANI EKA MAHAYANA
Senin, 9 Agustus 2021 05:10 WIB
Demonstran berlarian menghindari gas air mata di Bangkok, Thailand, pada Sabtu, 7 Agustus 2021. (Foto : Reuters).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepercayaan warga Thailand terhadap keampuhan vaksin Sinovac menangkal penularan Covid-19 mulai luntur. Ratusan warga negeri Gajah Putih menuntut vaksin buatan China itu diganti dengan Pfizer dan Moderna.

Tuntutan itu disuarakan lewat aksi demonstrasi yang diikuti sekitar 500 orang pada Sabtu (7/8).

“Saya khawatir dengan situasi saat ini, tetapi kami harus terus berjuang meskipun ada pandemi Covid-19 yang parah,” kata pengunjuk rasa bernama Nat.

Baca juga : Toyota Gelar Vaksinasi Dan Donasi Sembako Di Pelosok Karawang

Dalam aksi ini, para pengunjuk rasa berbaris menuju Gedung Pemerintah, kantor Perdana Menteri. Pemerintah menurunkan polisi dalam jumlah besar untuk mengamankan unjuk rasa tersebut. Polisi menutup jalan dekat Monumen Kemenangan di Bangkok menggunakan kontainer. Dan, menembakkan gas air mata serta peluru karet untuk mendorong pengunjuk rasa mundur.

Protes ini digelar menyusul meningkatnya penularan Covid-19 dan buruknya kondisi perekonomian karena pandemi. Selain pergantian vaksin, para demonstran menuntut reformasi politik. Pada Sabtu (7/8), Thailad mencatat 22.000 kasus baru Covid-19 baru dalam satu hari dan 212 kematian.

Total kasus Covid-19 di Thailand mencapai 736.522 kasus dan 6.066 kematian sejak pandemi tahun lalu.

Baca juga : Modernland Dan Polsek Benteng Gelar Vaksinasi Untuk 600 Warga

Longgarkan Pembatasan

Kondisi di Thailand berbeda 180 derajat dengan Singapura. Pemerintah Singapura bakal melonggarkan pembatasan sosial mulai 10 Agustus besok.

Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung mengatakan, saat ini jumlah kasus harian telah stabil sejak pembatasan sosial terbaru diberlakukan pada 22 Juli. Selama waktu pembatasan, jumlah orang yang telah divaksinasi dan menerima 2 dosis naik dari sekitar 40 persen menjadi 67 persen.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense