BREAKING NEWS
 

Ini Target Indonesia Di Sidang ITTO Ke-57

Reporter & Editor :
SRI NURGANINGSIH
Sabtu, 27 November 2021 14:44 WIB
Media Briefing secara daring yang digelar KLHK, Jumat, (26/11). (Foto: Dok. KLHK)

 Sebelumnya 
Dengan kepemimpinan Bapak Yuri Thamrin di ITTO Indonesia dapat mengedepankan peran penting dalam kebijakan internasional seperti pengelolaan hutan berkelanjutan dan perdagangan kayu legal, serta menunjukan peran Indonesia dalam menurunkan tingkat deforestasi dan kebakan hutan dan lahan kepada dunia.

Adsense

“Ini merupakan kesempatan yang besar untuk Indonesia menjadi Direktur Eksekutif ITTO, karena kita juga sebagai salah satu pemilik hutan tropis terbesar di dunia,” tutur Agus.

Atas pencalonannya, Yuri Ocatvian Thamrin meminta dukungan penuh dari seluruh masyarakat di Indonesia. Pada pemilihan Direktur Eksekutif ITTO periode ini Indonesia memiliki kesempatan besar untuk terpilih karena diperiode ini Direktur Eksekutif ITTO sesuai rotasi akan dijabat dari negara produsen wilayah Asia Pasifik, yang artinya Indonesia yang belum pernah terpilih akan memiliki kesempatan yang lebih besar.

“Kenapa dalam 40 tahun tidak ada orang Indonesia yang berkontribusi dalam level tertinggi di ITTO, padahal kita punya hutan tropis salah satu yang terluas di dunia, ini yang menjadi motivasi saya ikut pemilihan pada jabatan ini,” ujar Yuri.

Baca juga : Ini Biang Kerok Persija Keok Lawan Bali United

Visi Duta Besar Yuri Ocatvian Thamrin jika menjabat Direktur Eksekutif ITTO adalah memperkuat prinsip tanggung jawab bersama sebagai kunci dalam mencapai tujuan ITTO.

Dia menggarisbawahi perlunya kerjasama dan kemitraan yang lebih erat antara negara produsen dan konsumen, serta pemangku kepentingan lainnya. Dia juga berkomitmen, jika terpilih akan memimpin ITTO dengan loyalitas dan standar kerja terbaik yang meliputi efisiensi, kompetensi dan integritas.

“ITTO di bawah saya akan menjadi lebih solid, produktif dan inovatif,” ungkapnya.

Dengan hadirnya Diplomat senior Indonesia di ITTO diharapkan dapat meningkatkan peran pentingnya dalam mempromosikan kerjasama untuk memastikan efektivitas aturan lingkungan internasional dengan perlindungan hutan kayu tropis. Indonesia memiliki luas hutan mencapai sekitar 125 juta hektar.

Baca juga : NOC Kaji Soal Partisipasi Indonesia Di 7th Children Of Asia 2022

Sekitar 33 hektar diantaranya telah memiliki izin untuk kegiatan produksi. Produksi kayu tahunan Indonesia sendiri mencapai sekitar 45 juta meter kubik, yang berasal dari perkebunan dan hutan alam.

Dari produksi kayu tersebut Indonesia menjadi salah satu pengekspor produk kayu tropis terbesar di dunia yang mengekspor berbagai macam produk kayu, mulai dari kayu lapis, pulp dan kertas hingga furnitur, kerajinan tangan, serpihan kayu dan pengerjaan kayu.

Melalui pengelolaan sektor kehutanan yang menekankan prinsip keberlanjutan dan kelestarian, Indonesia telah berbenah, hasilnya saat ini ekspor hasil hutan Indonesia meningkat signifikan dari  9 miliar dolar AS (2015) menjadi 11 miliar dolar AS (2020).

ITTO adalah organisasi multilateral yang mempromosikan konservasi dan pengelolaan berkelanjutan, penggunaan dan perdagangan sumber daya hutan tropis.

Baca juga : Wisman India Ngebet Berwisata Ke Indonesia, Ini Persiapan Sandiaga Uno

Negara anggotanya mewakili sebagian besar hutan tropis dunia dan perdagangan kayu tropis global. Sejak beroperasi pada tahun 1987, ITTO telah mendanai lebih dari 1000 proyek senilai 350 juta dolar AS. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense