Sebelumnya
Menteri Siti juga berharap kapasitas sekitar 18 ribu ASN KLHK harus lebih dibangun kearah Smart ASN. Hal ini menurutnya guna menyangga arah tata kelola negara dan pemerintah Indonesia dimasa yang akan datang.
Upaya tersebut dikatakannya terus dilakukan KLHK, salah satunya dengan melakukan perencanaan ASN yang mengacu pada core business instansi berdasarkan analisis jabatan dan analisis beban kerja, bahkan sejak tahap perekrutan melalui penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan melalui Pendidikan dan Pelatihan Vokasi SDM Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Baca juga : Peran TNI dalam Penanganan Papua Sudah Tepat
"Tantangan terbesar pembangunan adalah mendorong generasi tua agar mampu bergerak cepat dengan memanfaatkan perubahan dan teknologi, sehingga mereka dapat mengajarkan generasi Y, Z, dan milenial di masa depan untuk bergerak lebih cepat lagi," imbuh Menteri Siti.
Indonesia punya cita-cita menyiapkan Smart ASN tahun 2024 dengan berbagai kriteria, yaitu harus berintegritas, memiliki rasa nasionalisme tinggi, profesional, berwawasan global, memahami IT dan bahasa asing, hospitality, networking, dan entrepreneurship.
Baca juga : Tunda Penebangan Pohon, KLHK Salurkan Pinjaman Rp 27 M
"Bangsa ini membutuhkan sosok ASN yang memiliki kemapuan yang mumpuni, attitude yang baik, berkarakter, memiliki inovasi dan selalu berupaya untuk berinovasi," pungkas Menteri Siti.
Pada acara ini juga diselenggarakan talkshow yang berisi sharing pengetahuan untuk SDM Unggul Indonesia Maju, yang menghadirkan 2 orang narasumber generasi milenial yang peduli lingkungan hidup dan kehutanan.
Baca juga : Jelang Sidang Tahunan MPR 2019, MPR Terus Maksimalkan Persiapan
Sedang pameran kinerja, apresiasi dan inovasi KLHK masih diselenggarakan sampai dengan hari Jumat (30/8).
Hadir dalam acara ini para Pejabat Tinggi Madya lingkup KLHK, Pimpinan Komisi Informasi Pusat, Pejabat Tinggi Pratama dan Administrator lingkup KLHK, perwakilan Kementerian/ Lembaga dari LAN, BMKG, serta para undangan. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.