Tausiah Politik
Sebelumnya
Pengalaman Ibn ‘Abbas mengisyaratkan adanya makna esoterik atau makna non-literal di dalam Al-Qur’an. Makna esoterik atau biasa disebut makna batin Al-Qur’an tidak bisa diterangkan melalui analisis leterer-linguistik dan filosofis semata, tetapi diperlukan ketajaman batin, kejernihan pikiran, dan kesucian jiwa untuk memahaminya.
Mungkin inilah sesungguhnya makna ayat: La yamassuhu ila al-muthahharun (tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan (Q.S. al-Waqi’ah/56:79). Ayat ini tidak menggunakan kata al-muthahhirun atau al-munadhifun yang masih manusia proaktif membersihkan diri, tetatpi al-muthahharun, orang-orang yang sudah tersucikan oleh Allah SWT.
Baca juga : Teomorfisme Al-Qur’an (2)
Makna bathin Al-Qur’an sebuah makna yang tenggelam di kedalaman teks suci Al-Qur’an yang tidak bisa atau sulit difahami dengan metodologi ilmu-ilmu hushuli (knowledge by correspondent) yang mengandalkan deduksi-deduksi akal, tetapi memerlukan metodologi ilmu-ilmu hudhuri (knowledge by present) yang mengandalkan kesucian batin, keluhuran niat, kejernihan pikiran, dan kedalaman kontemplasi.
Kitab-kitab tafsir yang lahir dalam dasawarsa terakhir ini didominasi tafsir-tafsir yang bercorak scientific-ilmiyah. Tentu saja ini tidak salah tetapi dalam era globalisasi saat ini diperlukan tafsir yang memiliki kekuatan untuk membasahi batin manusia modern yang cenderung semakin kering.
Baca juga : Teomorfisme Al-Qur’an (1)
Kini sudah sulit kita temukan Tafsir yang bercorak bathiniyah (metafisis). Bahkan ada kecenderungan penggunaan kata “bathiniyah” yang dihubungkan dengan Al-Qur’an menjadi sebuah akronim yang berbau mistik dan atau syi’ah dengan konotasi negatif atau sesat.
Kata bathiniyah harus dinetralkan kembali jika kita ingin menemukan hakekat dan makna batin Al-Qur’an. Semoga dengan model ini bisa mereaktualisasi spirit umat Islam untuk kembali kepada aspek universal Al-Qur’an. ■
Baca juga : Antara Makna Eksoterik Dan Esoterik Al-Qur’an
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.