Sebelumnya
Dalam era globalisasi apa yang menjadi aspek perang ideologi, antara lain, lewat penyebaran informasi, pengaruh budaya global, serta hubungan ekonomi internasional. Maka di sini lewat penyebaran informasi, di mana kemajuan teknologi komunikasi –dan media sosial-- memungkinkan ideologi dan gagasan politik menyebar lebih cepat dan lebih luas. Negara-negara –atau kelompok-kelompok— yang memiliki agenda ideologis bisa mencapai audiens global dengan lebih mudah.
Baca juga : Etika Pemerintahan, Geopolitik Menuju Pemilu 2024
Apa boleh buat, dalam era kini, perang ideologi tetap relevan –walaupun telah berubah dalam bentuknya. Perang ideologi modern sering kali berfokus pada isu-isu global, dan pengaruh asimetris dapat menjadi lebih nyata. Negara-negara dengan sumber daya besar, sangat mungkin, memiliki lebih banyak pengaruh dalam mempromosikan ideologi mereka daripada negara-negara kecil atau kelompok minoritas.
Baca juga : Bhinneka Tunggal Ika: Semboyan Dunia Dalam Kerangka Ideologi Pancasila
Perkembangan terkini dalam perang ideologi global mencakup berbagai aspek, yang di dalamnya memengaruhi hubungan internasional dan dinamika politik di berbagai belahan dunia. Maka terdapat persaingan antara demokrasi liberal dan otoritarianisme. Sementara itu di negara-negara Barat, telah menggoyahkan keyakinan dalam model demokrasi liberal. Beberapa negara mengalami polarisasi politik yang tinggi, populisme, dan penurunan kepercayaan terhadap lembaga-lembaga demokrasi. Hal ini menciptakan ruang untuk penyebaran ideologi yang menantang demokrasi liberal.
Baca juga : Membaca Geopolitik dan Geostrategi Jakarta
Dengan demikian pemikiran Bung Karno punya konteks aktualisasinya, di mana pandangan Bung Karno tentang perang ideologi, adalah refleksi dari pemikiran dan visinya dalam menghadapi pergolakan dunia pada masa pascaperang. Di sini Bung Karno memperjelas bahwa perang ideologi memang tidak bisa dinafikan begitu saja, karena perang ideologi sebagai bagian dari perjuangan negara-negara yang baru merdeka dari penjajahan kolonial. Hal ini ditempuh untuk mempertahankan kedaulatan, untuk menghindari dominasi oleh kekuatan-kekuatan asing.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.